Berita Nasional Terpercaya

Walalupun Hanya Berjualan Jamu Keliling, Aku Berhasil Menyekolahkan Anakku Hingga jadi Sarjana

0

Siapa yang tidak ingin bersekolah? Anda, saya, pasti mendambakan untuk meraih mimpi yang sama yakni bisa mencapai tingkat yang lebih tinggi sampai mengukir gelar sarjana ataupun yang lebih tinggi lagi.

Akan tetapi, untuk mencapai impian tersebut banyak faktor yang selalu menghalanginya. Faktor ekonomi keluarga yang terbatas terkadang menjadi salah satu faktotr yang sangat berpengaruh.

Meskipun faktor ekonomi menjadi hal yang utama, namun hal ini ini tidak menghalangi Suratmi untuk menyekolahkan anaknya hingga jenjang perguruan tinggi.

Suratmi adalah seorang ibu berusia 55 tahun. Dia selalu ditemani oleh sepeda merah jambunya untuk menjajahkan jamu-jamunya. Ibu ini setia menjual jamunya selama kurang lebih 35 tahun.

Perempuan kelahiran Solo, Jawa tengah ini merantau bersama suaminya dari tempat asalnya ke Tangerang sejak umur 17 tahun. Ia datang ke Tangerang untuk mengadu nasib sekitar tahun 1980. Menjual jamu adalah satu-satunya keahlian yang dia miliki.

Meskipun hanya menjual jamu, kata-kata keluhan tidak pernah keluar dari mulutnya. Berkat usahanya, anak pertamanya bisa menyelesaikan strata 1 pada salah satu universitas di Solo. Usahanya ini selalu ia syukuri. Rasa bangga selalu ada dalam dirinya ketika melihat anaknya berhasil.

Faktor ekonomi yang rata-rata terkadang membuat kita putus asa, tidak bersemangat, mengeluh dan meratap nasib. Akan tetapi, apakah hal tersebut akan merubah nasib? Tentu saja TIDAK.

Marilah terus bangkit dan berjuang. Raihlah bintang harapanmu dan gunakan kesempatan dengan sebaik mungkin. Orang tua telah berusaha maka jadilah pelajar yang baik dan setia untuk belajar untuk mengharukan nama bangsa dan memulihkan ekonomi keluarga. 

Leave A Reply

Your email address will not be published.