Berita Nasional Terpercaya

Borobudur Sambut Wisatawan dengan Aneka Atraksi Menarik

0

MAGELANG,HarianBernas.com–Untuk menyambut wisatawan yang berkunjung memanfaatkan musim liburan akhir tahun, yang bersamaan libur sekolah dengan libur Natal dan Tahun Baru, pihak pengelola obyek wisata Borobudur menggelar aneka atraksi menarik. Pada liburan kali ini, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko selaku pengelola Taman Wisata Candi Borobudur, lebih banyak menampilkan kesenian tradisional masyarakat di sekitar Candi Borobudur.

Atraksi berupa pentas seni rakyat yang menampilkan karya seni masyarakat Borobudur, antara lain wayang kulit, reog, cokekan, keroncong, gending rohani dan drama kelahiran Yesus. Direktur Operasional PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Retno Hardiasiwi mengatakan, lokasi atraksi kesenian tersebut berada di Panggung Lumbini, Museum Borobudur dan sekitar pohon beringin plasa dalam.

“Kami melibatkan masyarakat Borobudur, memberikan kesempatan kepada warga Borobudur untuk berkreasi menampilkan hasil karya kreativitas mereka sehingga wisatawan memiliki wawasan baru bahwa Borobudur tidak hanya memiliki candi, namun juga memiliki potensi wisata lain yang membanggakan dari masyarakat Borobudur,” kata Retno.

Dikatakan, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa pariwisata, Badan Usaha Milik Negara itu berusaha memberikan pelayanan prima kepada wisatawan yang berkunjung, terutama pada masa ramai pengunjung libur Natal 2015 dan Tahun Baru 2016 yang ditetapkan selama 15 hari, sejak 19 Desember 2015 hingga 3 Januari 2016. Untuk itu, Taman Wisata Candi Borobudur menargetkan jumlah wisatawan selama masa ramai pengunjung libur Natal dan Tahun Baru 2016 sebanyak 525.000 orang. “Kami mempredikis puncak kunjungan terjadi pada 26 Desember 2015 sebanyak 42.000 wisatawan,” kata Retno.

Kepala Unit Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) Chrisna Murti Adiningrum mengatakan selama masa ramai pengunjung pada liburan Natal dan Tahun Baru 2016, TWCB menggelar beberapa atraksi tambahan untuk menghibur wisatawan. Selain menampilkan kesenian tradisional, juga digelar pameran produk unggulan potensi Desa Borobudur di bidang kerajinan, kuliner dan hasil bumi.

“Hal ini merupakan salah satu wujud kepedulian TWCB dalam membantu mempromosikan beragam potensi desa di sekitar Borobudur,” kata Chrisna.

Seluruh sajian atraksi tambahan tersebut disediakan secara khusus untuk menghibur pengunjung, sebagai bentuk pelayanan TWCB terhadap wisatawan. Wisatawan bakal mendapatkan manfaat lain ketika berkunjung ke Candi Borobudur. “Kami juga memiliki wahana wisata lain, seperti film sejarah Borobudur di ruang audio, kereta wisata, delman, andong tilik ndeso, sepeda wisata dan gajah tunggang,” kata Chrisna.

Pada liburan kali ini para petugas Taman Wisata Candi Borobudur berpenampilan lain dari hari-hari biasa, yakni mengenakan pakaian adat Jawa dalam menyambut wisatawan. “Kami berusaha memberikan layanan terbaik menyambut kedatangan wisatawan, salah satunya penampilan petugas dengan mengenakan busana Jawa,” kata Chrisna.

Petugas yang berada di lapangan semua mengenakan busana Jawa, mulai dari petugas di pintu masuk hingga para petugas keamanan. Para pawang gajah yang melayani wisatawan yang ingin naik gajah, juga mengenakan pakaian Jawa. Dan sesuatu yang berbeda dengan tahun lalu, yakni setiap pagi dilakukan kirab gajah diikuti para pengisi kesenian dan sejumlah petugas yang mengenakan pakaian adat Jawa. “Kami juga menempatkan petugas di Museum Borobudur untuk menerima masukan atau komplain dari para pengunjung demi peningkatan layanan ke depan,” katanya.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.