Berita Nasional Terpercaya

Lulusan Terbaik Di Kampusnya, Sukses Membangun Bisnis Mie Nyonyor

0

BANYUWANGI, HarianBernas.com – Latar belakang menjadi seorang pengusaha sukses memang dapat berangkat dari mana saja. Bisa dari kalangan menengah ke bawah, bisa dari keluarga yang susah ekonominya atau bisa juga dari kalangan terpelajar seperti mahasiswa dan yang lainnya. Seperti pengusaha muda yang satu ini, namanya adalah Fendra Agoprilla Putra ia merupakan seorang sarjana dengan predikat lulusan terbaik.

Pemuda lulusan Ekonomi Manajemen Untag Banyuwangi tersebut memutuskan untuk menjalani bisnis kuliner meskipun statusnya dengan predikat lulusan terbaik tentu saja banyak pekerjaan yang telah menantinya. Dia menceritakan bahwa ia pernah diterima untuk bekerja di suatu bank dan juga pernah bermain pada bursa saham.

Baca juga: Tertarik menjadi CEO atau Owner? Simak perbedaan keduanya

Lelaki yang biasa disapa Ago tersebut pada awalnya sebenarnya bukan konsentrasi pada bisnis mie, namun lebih memilih berbisnis bakso. Namun kemudian ia berpikir dengan berjualan bakso tidak akan bisa berjalan lebih karena memang produknya tidak bisa tahan lama. Lalu setelah ia beberapa hari berjibaku didapur untuk membuat sebuah produk baru, ia menemukan formula dan berhasil membuat menu Mie Nyonyor. Yang menjadikan ciri khas dari Mie Nyonyor ini adalah level pedas yang bertingkat dari 0 sampai pada level 5.

Sebelum memutuskan untuk membuka lapak sendiri dan menjualnya secara terbuka, Ia terlebih dahulu melakukan riset kecil-kecilan dengan memanfaatkan teman satu kampusnya. Ia membuat beberapa porsi Mie Nyonyor yang dibagikan kepada teman satu kampus dan meminta pendapat mereka.

Ternyata respon yang diterima sangat luar biasa, teman-temannya memberikan respon yang sangat positif. Dari sini, kemudian Ago memberanikan diri untuk membuka warung kecil-kecilan. Dengan modal awal saat itu 1,5 juta, ia nekad membuka warung Mie Nyonyor pertama kali di teras depan rumah dengan dua meja bekas kost-kostan.

Baca juga: Inilah 7 Daftar Aplikasi Investasi Resmi Versi OJK

Dalam menjalankan bisnis kuliner Mie Nyonoyr, kesuksesan tak langsung menghampiri Ago. Dia menuturkan pada saat pertama kali ia membuka warungnya, pelanggan yang datang hanya 20 orang saja, itupun dari teman-teman sekampus nya. Ia pun tak kurang akal, Ago selalu melakukan promosi untuk lebih mengenalkan Mie Nyonyor pada calon konsumennya. Banyak cara yang ia lakukan dalam rangka promosi untuk memancing pelanggan. Ia pun mendapatkan ide promosi yang kreatif dan sangat menarik.

Ia menjelaskan bahwa dalam memasarkan produknya, ia sering menggunakan metode pemasaran media sosial untuk mendongkrak penjualan. Selain berpromosi secara langsung pada teman-teman kampusnya, ia sering mengadakan kuis melalui media sosial dengan nama Mie Nyonyor.

Metode kuisnya pun sangat  menarik, yaitu dengan mengadakan lomba foto ekspresi kepedasan setelah makan Mie Nyonyor. Ternyata cara itu sangat efektif untuk mendatangkan pelanggan baru, banyak pelanggan yang mengajak temannya untuk mengikuti kuis tersebut dengan membeli mie terlebih dahulu.

“Responnya sangat baik, sehingga pelanggan bawa teman satu lainnya. Dari mulut ke mulut promosinya,” pungkasnya. Dengan teknik promosi yang sangat efektif, warung mie yang ia kelola pun semakin terkenal dan berkembang sangat pesat. Bahkan kemudian berkembang dengan beberapa jenis menu spesial. Ada banyak menu yang tersaji dalam warun mie yang ia kembangkan.

“Ada Mie Nyonyor Saus Bolognese, Ramen Nyonyor, Club Sandwich Panggang dan Salad Buah. Yang mau tambah porsi dan tambah toping juga di sediakan,” jelasnya.

Baca juga: Inilah Jam Buka Bursa Saham di Indonesia 2021

Perkembangan pesat mie yang ago kelola membuat ia membuka cabang di beberapa daerah di Jawa Timur. Jika Anda penasaran dengan mie ini, sekarang  mie nyonyor sudah membuka cabang di Jember, Sidoarjo dan ada dua lokasi di Surabaya. Untuk masalah rasa, jangan khawatir, karena mie nyonyor yang berada di cabang-cabang tersebut mendapatkan pasokan bumbu langsung dari Ago sendiri.

Bahkan sebenarnya, permintaan untuk pembukaan cabang baru terus saja berdatangan, sampai ke luar pulau. Namun ia belum bisa menyanggupinya lantaran terbentur dengan pengiriman paket melalui pesawat yang tidak mengizinkan mengirim barang cair seperti bumbu pasta nya.

Sekarang ini, dengan berbagai cabang warung Mie Nyonyor yang ada, ia mampu meraup omzet berkisar antara Rp. 90 sampai Rp. 100 juta tiap bulannya. Ia juga memiliki 20 karyawan tetap untuk dipekerjakan dalam menjalankan bisnis kulinernya. Ago sendiri mengaku tidak ada sedikit rasa malu di otaknya, meskipun ia merupakam seorang lulusan terbaik di kampusnya namun berjualan mie. Justru sekarang ia merasa bangga dengan apa yang sudah dicapainya dengan jerih payah dan kerja kerasnya sendiri.

Hebat bukan ? ia memulai semuanya dari nol, hingga mampu meraup omzet ratusan juta tiap bulan. Berjuang keras, kreatif, dan konsisten, itulah yang bisa kita contoh dari sosok Fendra Agoprilla.

Baca juga: Tujuan Karir Jangka Panjang yang Membuat Anda Dilirik Perusahaan

Leave A Reply

Your email address will not be published.