Berita Nasional Terpercaya

Pecahkan Rumus Fisika Matematika Rumit, Ilmuwan Indonesia Ini Tidak Mau Patenkan Temuannya

0

HarianBernas.com – Percaya ga kalau Negara kita memiliki ilmuan-ilmuan hebat yang di akui dunia internasional ?

Salah satunya adalah pria satu ini, bahkan, temuannya terbilang sangat mencengangkan dunia ilmu pengetahuan.

Siapakah ia ?

Namanya adalah Yogi Ahmad Erlangga, ia adalah sosok pria yang masih muda yang beberapa pekan terakhir menjadi perbincangan netizen di Indonesia. Jelas sebagai warga Indonesia tentunya bangga atas prestasi yang telah Yogi capai dalam ilmu pengetahuan khususnya di bidang matematika. Tidak hanya di Indonesia, kiprahnya di dunia ilmu pengetahuan dan teknologi dunia begitu dihormati atas temuan yang berhasil ia pecahkan tersebut Memang apa yang ia lakukan ?

Pria asli Indonesia yang lahirdi Tasikmalaya Jawa Barat ini adalah seorang ilmuwan yang lulus dari ITB. Temuannya termasuk luar biasa di jagat ilmu pengetahuan dunia utamanya Matematika. Ia berhasil memecahkan persamaan Helmholtz yang selama 30 tahun belum terpecahkan. Bahkan tidak sedikit ilmuwan dunia yang menghindari persamaan Helmholtz tersebut untuk dipecahkan.

Namun justru Yogi bisa memecahkan persamaan Helmholtz tersebut dengan memakai Matematika numerik secara tepat. Pria kelahiran Tasikmalaya, 8 Oktober 1974 yang sekarang aktif sebagai salah satu dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut memecahkan persamaan tersebut melalui riset Ph.D-nya.

Pemecahan persamaan Helmholtz ini sangat bermanfaat terutama pada perusahaan-perusahaan minyak. Karena apa, dengan pemecahan persamaan Helmholtz tersebut, dimungkinkan perusahaan minyak bisa 100 kali lebih cepat dalam melakukan pencarian minyak dari sebelumnya. Selain itu, kebutuhan kepada hardware bisa direduksi sampai mencapai 60 persen dari kebutuhan hardware sebelumnya.

Dengan temuan yang berhasil ia pecahkan, sebenarnya jika ia mematenkan hasil temuannya tersebut, mungkin ia akan mendapatkan uang besar. Namun sungguh mulia apa yang Yogi Ahmad Erlangga lakukan, ia tidak ingin mematenkan hasil temuannya yang luar biasa tersebut. Sungguh mulia bukan ?

Menurut Yogi, mematenkan sebuah temuan justru akan menghambat perkembangan ilmu pengetahuan itu sendiri. Dengan alasan itulah, maka Yogi tetap menolak hasil temuannya untuk dipatenkan. Lebih dari itu, Yogi sendiri juga berharap bahwa temuannya bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pria berusia 41 tahun yang menyukai seni ini memecahkan persamaan tersebut dalam rangka riset untuk menyelesaikan pendidikan S3 nya di Belanda. Perusahaan dunia sekelas Shell dan SenterNovem, bahkan bersedia memberikan dana riset yang dilakukan oleh Yogi Ahmad Erlangga.

Minat penelitian Yogi sebenarnya tidak hanya pada persamaan Helmholtz saja, namun minatnya penelitiannya meliputi aljabar linier, analisis matriks, metode numerik untuk persamaan diferensial parsial (PDEs) dan masih lainnya. Selain itu, ia ternyata juga sangat tertarik dengan desain pesawat bahkan juga terlibat dalam desain kendaraan udara tak berawak.

Meski sejauh ini prestasi yang telah diraih Yogi sangat besar, namun Yogi sendiri sebenarnya tetap memiliki obsesi pribadi yang belum tercapai. Dan mungkin obsesi dari Anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Mohamad Isis dan Euis Aryati ini juga menginginkan mayoritas warga Indonesia mandiri. Yogi Ahmad Erlangga ingin melihat bangsa Indonesia maju ke depan. Memang sepertinya kemajuan bukanlah suatu hal yang mustahil untuk bangsa Indonesia.

Jika melihat potensi yang ada di Indonesia, sudah seharusnya Indonesia menjadi negara yang besar dan maju. Baik potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang begitu melimpah.

Saya kira orang-orang bapak Yogi Ahmad Erlangga dan Bj Habibie tidak hanya satu atau dua saja di Indonesia. Pasti akan ada lebih banyak lagi orang-orang cerdas dengan dedikasi dan integritas yang tinggi dan membangun Indonesia.

Leave A Reply

Your email address will not be published.