Berita Nasional Terpercaya

Tak Salah! Melepas Jabatan Sebagai Senior Manager Demi Bisnisnya, Kini Pria Ini Beromzet Rp 2 Milyar Per Bulan

0

MAKASAR, HarianBernas.com— Sejak kecil aku bercita-cita menjadi pengusaha, namun sekarang statusku adalah pegawai manajer di sebuah perusahaan.

Aku bingung, melepaskan jabatanku dan berbisnis atau tetap bekerja dalam perusahaan tersebut.

Pernahkah kamu berpikiran seperti itu ? Hal inilah yang dialami oleh sosok pria satu ini. Apa yang ia alami ?

Cerita Ikhsan di dunia bisnis kuliner memang sangat menarik. Pasalnya, Ikhsan rela melepaskan jabatannya sebagai senior manager di PT Bakrie Telecom Tbk untuk fokus mengembangkan bisnis restorannya tersebut. Saat memulai usahanya sendiri, Ikhsan awalnya mengakui bahwa dirinya selalu mencari kesibukan lain selepas pulang kerja. Ikhsan kemudian menjatuhkan pilihan usaha sampingan itu pada dunia kuliner.

Baca juga: Tertarik menjadi CEO atau Owner? Simak perbedaan keduanya

Pada tahun 1998, Ikhsan membuka kedainya yang diberi nama Raja Konro Daeng Naba yang diambil dari nama panggilannya semasa kecilnya yaitu Daeng Naba. Kedai Raja Konro Daeng Naba yang pertama kali ini dibuka Ikhsan di lahan bengkel kendaraan di Makassar dengan menu pertama kedainya yaitu Seafood Makassar.

Menurut penuturan Ikhsan pilihannya mendirikan bisnis kuliner adalah karena terinspirasi sosok ibunya yang suka menyediakan makanan bagi kerabat atau kolega yang berkunjung ke rumahnya. Kebiasaan sang ibunda inilah yang akhirnya menjadikan dirinya membuka restoran Raja Konro Daeng Naba. Ia merasa dewi fortuna selalu menyertainya dalam menjalankan usaha.

Ketika usahanya berkembang, pertama pada tahun 2001 Ikhsan mengalami dilema antara fokus mengembangkan usaha ataukah harus tetap memikirkan dua hal yaitu usaha dan pekerjaannya. Posisinya sebagai senior manager di Bakrie Telecom memang harus menuntut Ikhsan untuk bertanggung jawabnya sebagai pekerja profesional. Namun dengan segala keyakinan dan rasa percaya dirinya, akhirnya Ikhsan akhirnya memutuskan untuk serius mengelola usaha dan melepaskan jabatannya di Bakrie Telecom.

Keputusan yang diambilnya itu memang sempat membuat keluarganya khawatir. Namun, rasa kekhawatiran tersebut ia jadikan pemicu atau motivasi untuk membuktikan bahwa keputusannya tak salah. Ikhsan pun bekerja dengan sangat giat dan tekun untuk membuktikan bahwa ia bisa sukses. Dengan segala kerja keras dan sikap konsistennya itu ia mampu membayar lunas janji kepada keluarganya. Kini usaha Raja Konro Daeng Naba telah memiliki tujuh gerai dengan  omzet usaha yang besar yakni Rp 2 miliar per bulan.

Dalam menjalankan usahanya, Ikhsan menyajikan konro dengan berbagai varian menu dan rasa. Strateginya adalah dengan menciptakan diversifikasi sajian menu di restorannya. Dalam strateginya tersebut Ikhsan memodifikasi konro dengan kuliner lainnya sehingga menciptakan varian rasa yang lezat.

Dengan inovasi dan kreativitasnya, konro yang merupakan makanan khas Sulawesi Selatan bisa disukai berbagai kalangan dan suku. Dalam menjalani bisnisnya, Ikhsan memang meyakini bahwa produk yang variatif akan mampu menciptakan market share yang besar. Apalagi jika dikelola dengan profesional maka pengusaha pun akan mampu memperbesar peluang sukses dengan baik.

Menurut Ikhsan kunci sukses dari usahanya adalah konsistensi. Dengan konsistensi ini ia bisa menciptakan kualitas usaha yang baik. Dan dengan kualitas usaha yang prima, maka restonya pun akan mudah untuk dapat menarik pengunjung atau konsumen tanpa harus bersusah payah atau berlebihan melancarkan strategi marketingnya.Kini namanya pun sudah populer di mata pencinta masakan khas Makassar yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya. Restoran Raja Konro Daeng Naba adalah nama yang telah mengantarkan dirinya menuju kesuksesan tersebut.

Baca juga: Tujuan Karir Jangka Panjang yang Membuat Anda Dilirik Perusahaan

Leave A Reply

Your email address will not be published.