Berita Nasional Terpercaya

Walaupun Bayiku Meninggal di Menit ke-74, Ia Telah Selamatkan Nyawa Orang Lain

0

Semua orang tua tentu mengharapkan yang terbaik buat anak-anaknya. Ketika masih di dalam kandungan pun, anak pastinya akan dijaga semaksimal mungkin. Supaya nantinya saat lahir ke dunia, ia dapat lahir sehat & selamat.

Cuma  saja sebagian orang tua haruslah menerima kenyataan pahit. Begitulah yang dialami oleh Emma Lee & sang suami Drew. Emma & Drew diberi masukan guna mengaborsi salah 1 anak kembar yg sedang dikandung Emma. Salah 1 anak kembarnya mengalami pernyakit yang tidak dapat disembuhkan. Tetapi, Emma bersama sang suami mengambil keputusan yg mereka sebut paling bijak.

Apa itu?

Emma & Drew tetap berusaha mempertahankan kedua anak kembar mereka, walau mereka mengetahui jikalaupun dipertahankan salah 1 anak kembarnya itu tidak akan hidup lama. Benar saja, seusai dilahirkan, Hope, begitulah nama yg diberikan pada bayi perempuan mungil itu, cuma dapat bertahan hidup 74 menit saja.

Walupun Hope meninggal di menit ke-74 selepas dilahirkan, Hope sudah menyelamatkan nyawa orang lain. Hope kecil  tersebut meninggal dengan damai dalam pelukan ibunya. Dan tentunya ia telah menjadi seorang pahlawan karena ginjal serta sel-sel hatinya didonorkan. 

Sekarang Emma & Drew telah kembali ke rumah bersama sang putera Josh (saudara kembar Hope). Walau putrinya memiliki hidup yg amat singkat namun kelahirannya telah menjadi anugerah tersendiri.

Emma mengungkapkan jika keputusannya guna menjadikan Hope sebagai pendonor selepas terinspirasi kisah Teddy Houlston. Teddy merupakan seorang bayi yg menyumbangkan organnya walau hanya hidup 100 menit di tahun silam. Hope &Teddy terlahir dengan kondisi penyakit yg sama, yakni anensefali (sebuah penyakit langka yang mematikan).

Kehilangan buah hati tercinta memanglah sebuah pukulan yg amat berat. Namun selalu ada makna dan juga pelajaran hidup yg  dapat diambil dari sebuah ujian. Semoga bisa menginspirasi anda ya?.

Leave A Reply

Your email address will not be published.