Berita Nasional Terpercaya

Demi Pengabdianku , Aku Berjalan Kaki Sejauh 16 Km Untuk Pergi ke Lokasi Kerja

0

INDIANAPOLIS, HarianBernas.com – Pernahkah Anda berjalan kaki menuju ke suatu tempat dengan jarak yang cukup jauh?

Mungkin ada baiknya anda membaca kisah inspiratif berikut terlebih dahulu, di mana ada seorang pemuda yang rela berangkat kerja berjalan kaki sejauh 16 km demi pekerjaannya.

Bagaimana bisa pemuda itu melakukannya? Anda penasaran? Simak kisahnya.

Pemuda bernama Jhaquail Reagan adalah seorang pemuda kelahiran 18 tahun silam dari kota Indianapolis, Amerika. Pemuda ini menjadi terkenal semenjak kisah pencarian kerjanya yang mengharukan.

Mengapa bisa mengharukan?  

Ceritanya berawal pada suatu ketika, cuaca yang amat dingin menyelimuti kota Indianapolis. Memang benar pada hari itu, kota itu baru saja dilanda oleh badai es yang menyebabkan jalan-jalan diselimuti oleh butiran-butiran es kecil. 

 Art Bouvier, pemilik restooran Papa Roux, sedang tampak sibuk membersihkan perkarangan restorannya dari batu-batu es ketika Jhaqueil Reagan, seorang remaja berumur 18 th, menyapanya dan kemudian bertanya di mana lokasi restoran '10th and Sherman'. Bouvier menjawab jika posisi tempat yang dituju pemuda ini masihlah  jauh dari restorannya, mungkin masih sekitar 10 km lagi. Ia pun menyarankan agar Reagan pergi ke sana menggunakan bus. Reagan mengucapkan “terima kasih” dan kemudian melanjutkan perjalanannya. 

Lima belas  menit kemudian, Bouvier dan sang istri memutuskan untuk pergi keluar dan menikmati kopi di sebuah cafe. Di tengah perjalanan, Bouvier kembali meliat sosok remaja yang bertanya kepadanya tadi, remaja itu masih berjalan di tengah cuaca dingin yang menusuk tulang. Bouvier kemudian berhenti dan menawari Reagan untuk ikut menumpang ke dalam mobilnya. 

Di dalam perjalanan, mereka bertiga lalu mengobrol, dan dari obrolan itulah Bouvier baru mengetahui bahwa Reagan tengah didalam perjalanan untuk menuju wawancara kerjaanya di 10th and Sherman. Pekerjaan yang diincarnya menawarkan upah minimum, tapi hal itu tak menyurutkan kegigihan Reagan demi mendapatkan uang. Reagan mengakui bahwa dirinya tak punya uang, dan hal itulah yang menyebabkan dirinya tidak bisa naik bus. 

Namun kamu tahu?

Yang mengejutkan, jarak rumah Reagan ke tempat lokasi wawancara kerjanya terpaut  16 kilometer. Tapi yang hebatnya, ia telah merencanakan perjalanan panjang itu baik-baik, karena dari waktu mereka mengobrol, jadwal wawancara Reagan baru akan dimulai 2 jam setelahnya. 

Reagan bercerita, motifasinya untuk mencari uang didorong dengan rasa tanggung jawab demi menafkahi  kedua adiknya yang masih kecil. Reagan terpanggil menjadi tulang punggung keluarga seusai sang ibu yang wafat 2 tahun silam. Ia juga terpaksa merelakan bangku sekolahnya untuk bekerja. 

Mendengar cerita Reagan, Bouvier langsung tersentuh hatinya  dan juga  kagum dengan etos kerja pemuda ini yang menurutnya sudah jarang ditemui pada pemuda jaman sekarang.  Setelah sampai di tempat tujuan, Bouvier bertanya kepada Reagan apakah dirinya sudah makan, Reagan berkata belum. Bouvier kemudian memberikan kepada Reagan uang makan sambil meminta nomor telepon genggam milik Reagan. Reagan terlihat terkejut dan mengucapkan terima kasih. 

Ketika diwawancarai, Reagan merasa sangat bahagia dan bersemangat saati ia mengawali  profesi barunya di Papa Roux. Tidak hanya karena jarak tempuhnya yang lebih dekat,namunjuga sebab dirinya kini dijemput secara langsung menuju  lokasi kerjanya oleh sang bos, dan juga, ia mendapat gaji 2 x lipat dari gaji yang diincarnya di tempat semula.

Leave A Reply

Your email address will not be published.