Berita Nasional Terpercaya

Terus Maju!! Tak Terhalang Usia Muda, Prestasi Akademik Bahkan Disleksia

0

INGGRIS, HariaBernas.com –  Apakah kesuksesan selalu berbanding lurus dengan prestasi akademik? Mungkinkah prestasi akademik yang baik, pasti sukses?

Setujukah anda jika kerja keras dan semangat lah yang menjadi penentu utama kesuksesan?

Bahkan dengan segala keterbatasan kita bisa meraih kesuksesan asal memiliki semangat dan kerja keras. Hal ini bisa kita pelajari dari sosok anak muda satu ini, ia sukses menjadi entrepreneur di tengah segala keterbatasannya.

Baca juga: Tertarik menjadi CEO atau Owner? Simak perbedaan keduanya

Lalu, siapakah ia ?

Namanya, Ollie Forsyth. Ia adalah anak muda asal Northamptonshire, Inggris yang tidak banyak memiliki teman sejak ia kecil. Penyakit disleksia yang dideritanya membuat ia dijauhi teman-teman sebayanya bahkan sering mendapatkan perilaku bullying.

Disleksia adalah penyakit genetis yang membuat seseorang kesulitan dalam menginterpretasikan huruf, mengeja, menulis serta hal-hal teknis lain yang berhubungan dengan kata-kata.

Hal yang dialami Ollie membuat ia sering mendapatkan pengalaman buruk saat berinteraksi dengan teman dan orang di sekitarnya. Teman-teman sebaya sering menganggap Ollie sebagai anak bodoh yang tidak akan bisa sukses dalam kehidupan.

Semangat bisnis dalam diri Ollie sudah dimulai sejak ia masih sangat kecil. Berasal dari keluarga yang sederhana, orangtuanya berprofesi sebagai penyeduh teh dan kopi dengan penghasilan yang terbilang kecil. Ollie sendiri sudah terbiasa bekerja sejak masih kecil dengan menjalankan beberapa pekerjaan rumah tangga seperti memotong rumput atau mengajak anjing peliharaan untuk berjalan-jalan.

Ollie merasa mendapatkan banyak pelajaran dari sosok idolanya, yang entepreneur sukses Richard Branson. Dari sosok itu, Ollie mulai mempelajari teknik bisnis dan bertekad untuk bisa menjadi entrepreneur di usia muda. Ollie kemudian untuk memutuskan untuk memperoleh pendidikan bisnis dari The Peter Jones Enterprises Academy.

Tekadnya yang besar untuk berbisnis membuat ia banyak memperoleh pelajaran berharga selama menempuh pendidikan bisnis. Ollie ingin bebas dari bullying yang selama ini dialaminya dan bercita-cita menjadikan teman-teman yang mem-bully dirinya sadar bahwa ia juga mampu meraih sukses

Setelah merasa mendapatkan banyak ilmu bisnis, Ollie mulai memanfaatkan internet untuk memulai bisnis pertamanya. Saat itu ia membuka sebuah toko hadiah online yang diberi nama Ollie’s Shop. Tampilan Ollie’s Shop didesain secara eksklusif dan menghadirkan beragam produk lucu seperti gelang, dompet kulit serta sejumlah aksesoris lainnya yang diperuntukkan bagi remaja maupun orangtua.

Meski didesain secara eksklusif, Ollie berusaha untuk selalu menghadirkan produk-produk dengan harga yang terjangkau supaya bisa menarik minat para pelanggannya. Dengan bantuan keluarga dan juga sejumlah temannya, Ollie menjalankan operasional bisnis dari rumah. Ollie juga menjadikan rumahnya sebagai tempat untuk menyimpan stok persediaan barang yang diimpor dari China.

Dari bisnis online pertamanya itu, Ollie mengklaim bahwa ia berhasil meraih keuntungan sebesar 2.500 poundsterling dalam waktu 6 bulan. Ketika menginjak usia 16 tahun, Ollie bahkan sukses membuka bisnis online kedua dengan nama Charmou. Charmou yang diluncurkan pada tahun 2014 dan bekerjasama dengan lebih dari 2 brand pakaian dunia dengan total mencapai lebih dari 250 produk. Kedepannya Ollie ingin terus berinovasi dalam bidang bisnis dan ingin menjadi milyuner saat usianya genap 20 tahun.

Keren bukan ?

Menyadari bahwa banyak orang yang membutuhkan dukungan dan semangat, Ollie tergerak untuk aktif berpartisipasi dalam sejumlah organisasi kemanusiaan seperti Children’s Hospice di Anglia Timur dan The Soldier’s Charity yang digagas oleh Army Benevolent Fund.

Ollie juga menjadi salah satu duta The Winner, sebuah media online yang ditujukan untuk menghubungkan pengguna internet dengan badan amal. Ollie bahkan membantu pendirian organisasi amal untuk mendukung kegiatan bisnis para siswa sekolah yang memiliki jiwa entrepreneurship.

Nah, belajar dari sosok anak muda yang bernama Ollie Forsyth, kini kita tahu bahwa kesuksesan datang dari semangat dan kerja keras diri kita sendiri. Karena kebahagiaan dan kesuksesan kita harus ditentukan oleh diri kita sendiri dan bukan berdasarkan penilaian dari orang lain.

Baca juga: Tujuan Karir Jangka Panjang yang Membuat Anda Dilirik Perusahaan

Leave A Reply

Your email address will not be published.