Berita Nasional Terpercaya

Berkarier Di Banyak Perusahaan Teknologi Terkemuka, Penemu Brilian Berdarah India Ini Akhirnya Menjadi CEO

0

JOGJA, HarianBernas.com— Ada yang pernah menggunakan program adobe? Atau kesehariannya bergantung pada adobe ?

Kali ini bukan adobe yang akan kita bahas, melainkan sosok dari CEO adobe itu sendiri.

Ia adalah Shantanu Narayen, pria dengan segudang pengalaman tersebut mulai masuk ke industri teknologi Amerika saat ia melanjutkan pendidikan di Bowling Green State University, mengambil konsentrasi bidang Ilmu Komputer. Kala itu ia sudah mulai mengembangkan perusahaan Adobe yang populer dengan beragam software bermanfaat.

Baca juga: 11 Jurusan Di Universitas Mahakarya Asia dan Peluang Karirnya

Setelah lulus kuliah, Shantanu memulai karir di Apple, sebelum kemudian mendirikan perusahan sendiri bernama Pictra yang merupakan layanan berbagi foto pertama di internet. Namun, dunia belum siap menyambut layanan seperti itu, sehingga Shantanu pun mencoba menjual Pictra ke Adobe. Namun Adobe menolaknya. Malah justru merekrut Shantanu  untuk bergabung. Disana, karir Shantanu melejit berkat keberhasilannya mendapatkan kerjasama dengan berbagai perusahaan besar seperti CBS, VBS, Viacom. Ia juga menjadi tokoh sentral saat Adobe mengakuisisi Macromedia (pembuat flash) dan omniture  (web analytics).

Karir profesional Shantanu tidak cuma di Adobe. Ia juga tercatat sebagai anggota dewan perusahaan farmasi Pfizer serta almamaternya, dan ia juga anggota Management Advisory  Board, organisasi yanng membantu presiden AS, Barack Obama, dalam menentukan strategi negara dalam bidang teknologi.

Kini ia duduk sebagai Presiden sekaligus CEO Adobe yang membawahi semua proses management, produksi, pemasaran, serta pengembangan dari layanan Adobe. Sebelum masuk ke perusahaan Adobe, nyatanya Shantanu  juga pernah mengeyam karir di perusahaan teknologi top lain yakni Apple dan Siliocn Graphics.

Hebat bukan?

Baca juga: Jurusan Manajemen: Pengertian Ilmu Manajemen dan Daftar Universitas

Leave A Reply

Your email address will not be published.