Berita Nasional Terpercaya

Jogja Harus Penuhi Enam Indikator Kota Inklusi

0

JOGJA, HarianBernas.com ? Untuk menjadi kota yang ramah terhadap penyandang disabilitas, Jogja belum memenuhi indikator yang dipersyaratkan. ?Setidaknya ada enam indikator yang harus dipenuhi Kota Jogja untuk bisa menyandang predikat kota inklusi,? kata Nurul dari Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) Jogja.

Salah satu indikator yang harus dipenuhi berkaitan dengan aksesibilitas fasilitas publik. Berbagai fasilitas publik yang dimiliki Jogja harus bisa dijangkau penyandang disabilitas dengan mudah.

Indikator lain misalnya keberadaan sekolah inklusi. ?Sudah ada atau belum sekolah inklusi? Apakah cukup dekat dengan teman-teman inklusi atau tidak? Kemudian layanan untuk difabel sudah berkualitas atau belum? Hal-hal seperti itu masuk sebagai indikator,? terang Nurul.

Meskipun Jogja belum sepenuhnya bisa dikatakan ramah terhadap penyandang disabilitas, Nurul menghargai upaya dan inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta untuk mewujudkan Jogja kota inklusi. Salah satunya adalah upaya mempermudah difabel menjangkau pelayanan umum.

Dia mencontohkan Puskesmas Wirobrajan yang membuat dua macam kartu antrean. Satu jenis kartu untuk pasien umum, sedangkan satu jenis lainnya berupa kartu antrean cepat untuk pasien yang harus cepat dilayani.

?Kartu antrean cepat ini sangat bermanfaat bagi lansia yang tidak bisa menunggu lama, atau penyandang disabilitas berat yang membutuhkan pelayanan cepat,? terangnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.