Berita Nasional Terpercaya

Seorang Pemuda Yang Berhasil Membuat Tempe Menjadi Terkenal

0

INGGRIS,HarianBernas.com – Tempe, merupakan makanan khas Indonesia. Tentu anda sudah tidak asing lagi dengan makanan yang terbuat dari kedelai yang satu ini. Biasanya penjual tempe adalah orang Indonesia asli. Tapi, bagaimana jika yang mnjadi penjual adalah bule? Nggak mungkin? Siapa bilang? Simak kisah yang satu ini.

William Mitchell, seorang pemuda kelahiran 28 tahun silam asal London, Inggris ini merintis usaha berjualan tempe kedelai di ibu kota Inggris. William mengungkapkan ia mulai hobi menyantap tempe saat bekerja sebagai guru bahasa Inggris di Jakarta pada 1995. Saking doyannya William menyantap tempe, dia bahkan ingin mempelajari cara membuat panganan khas Indonesia itu. Tidak main-main William lalu mulai kursus membuat tempe di sejumlah kota di Pulau Jawa, termasuk di Malang, Jawa Timur.

“Saya belajar membuat tempe selama beberapa bulan di Jawa dari beberapa produsen dan dalam beberapa bulan saya mampu membuat tempe dengan kualitas tinggi di Inggris.”

Baca juga: Tertarik menjadi CEO atau Owner? Simak perbedaan keduanya

Setelah merasa mampu membuat tempe, William kemudian mencoba peruntungannya dengan mendirikan warung tempe di London, 2 th silam. Mulanya, ia mengaku kesulitan menjual makanan itu untuk orang-orang kulit putih.

“Saya sudah banyak menggunakan uang tabungan saya untuk membuat bisnis ini, agak kesulitan dalam enam bulan awal, tapi kini lumayan sudah mulai menghasilkan.
Setiap Rabu, Kamis dan Jumat, saya datang pagi guna membangun tenda di pasar, kemudian saya masak dan jualan dua jam selama makan siang,” tambah William.

Setiap hari itu, William mendirikan warungnya di sebuah pasar di kota London. Cita-citanya tak sekadar meraup keuntungan dari bisnis ini, tapi dia juga ingin memperkenalkan tempe agar bisa masuk ke “setiap dapur” di Inggris.

Luar biasa bukan? Bagaimana menurut anda? 

Eits, tidak cukup disitu, William juga berkata “Saya bule tukang tempe. Saya punya tiga pekerjaan, buat tempe, masak tempe dan promosikan tempe,” papar William dalam bahasa Indonesia yang fasih.

William mengatakan dia memulai harinya dari belanja keperluan untuk memasak tempe pada akhir pekan. “Senin dan Selasa saya gunakan untuk membuat tempe dan lalu Rabu hingga Jumat saya jualan di pasar,” kata William. “Jadi saya memutuskan cara terbaik untuk memperkenalkan makanan yg masih sangatlah baru untuk orang di Inggris adalah dengan menjual di pinggir jalan. Konsumen sangat menyukainya dengan bukti bahwa tempe ini menjadi sangat terkenal. Banyak dari konsumen  yang awalnya belum pernah mencoba tempe dan mereka jadi pelanggan tetap,” tambahnya.

Waaaahh, ternyata tempe bisa menjadi cukup populer di Inggris sana.

Baca juga: Tujuan Karir Jangka Panjang yang Membuat Anda Dilirik Perusahaan

Leave A Reply

Your email address will not be published.