Berita Nasional Terpercaya

Ini Dia Kakek Yang Diwisuda Sarjana Pada Usianya ke-84 Tahun

0

CINA, HarianBernas.com— Setujukah anda jika sesungguhnya tak ada kata terlambat untuk belajar dan mencapai impian? Berapapun usia dan di manapun tempat belajar, ketika seseorang yakin dan bersemangat untuk belajar, dipastikan ia akan mendapatkan apa yang diinginkan.

Pernahkah anda tahu, bahwa ada seorang kakek tua renta yang menggegerkan dunia maya bukan karena dia eksis seperti anak muda, namun anda tahu? Kakek tua renta ini baru saja diwisuda di kampusnya.

Baca juga: Jurusan IT: Pengertian, Mata Kuliah, dan Prospek Kerja Terbaru

Bagaimana kisahnya?

Seorang kakek kelahiran 84 tahun silam di kota Wuhan, China  telah menggegerkan media karena ia baru saja diwisuda dan mendapat gelar sarjana tenis di Institut Pendidikan Jasmani Wuhan, China. Kakek ini diketahui bernama Zhang Renpeng. Sebelum pensiun, ia adalah seorang chief engineer. Karena keinginannya untuk belajar tinggi dan ia pun sangat bersemangat, pada tahun 2006 ia memutuskan untuk masuk ke universitas dan menempuh pelajaran yang ia suka. 

Sejak tahun 2006 inilah, ia belajar di universitas dan diajar oleh seorang dosen yang bernama Wang Weimin. Kakek ini dikenal sebagai mahasiswa yang rajin dan penuh semangat. Teman sekelasnya, Lie Kaijie menyatakan bahwa “Meskipun kakek Zhang tinggal jauh di Distrik Hanyang, ia adalah mahasiswa yang selalu datang paling dahulu dan pulang paling akhir di kelas.” Teman-temannya mengaku sangat suka dengan semangat kakek Zhang. Bahkan, seorang profesor bernama Wang Kaijun mengaku menyukai dan kagum dengan mahasiswa tua satu ini. Meski tak muda lagi, kakek Zhang sangat antusias terhadap studynya. 

Baca juga: Inilah 10 Prospek Kerja Lulusan Akuntansi di Berbagai Profesi

Selain mengambil konsentrasi tenis, kakek Zhang juga mengambil mata kuliah foto jurnalistik, bahasa perancis, dan bahas jepang. Dikatakan, sejak tahun 2012 kakek ini didiagnosa kanker prostat. Walau begitu, penyakitnya ini bukan penghalang baginya untuk terus belajar. Ia tetap semangat mengikuti studi hingga akhirnya bisa menjadi seorang sarjana tenis.

Sebelum memulai kelasnya, kakek Zhang selalu melakukan pemanasan dengan mengayunkan raketnya untuk beberapa menit. Baginya, pemanasan adalah hal penting agar ia tetap fokus di usianya yang sudah tidak muda lagi. Kakek Zhang selalu berusaha ekstra ketika belajar dan berusaha agar dirinya tidak cidera selama dalam kelas. 

Wah, menarik sekali bukan?

Jika kakek Zhang yang sudah tidak muda saja memiliki semangat tinggi untuk terus belajar dan mencapai impiannya, sebagai seseorang yang masih cukup muda, sudah seharusnya anda untuk lebih semangat darinya ya.

Baca juga: Jurusan Manajemen: Pengertian Ilmu Manajemen dan Daftar Universitas

Leave A Reply

Your email address will not be published.