Berita Nasional Terpercaya

Ini Cara Pemuda Dengan Separuh Tangan Merawat Ibunya

0

CINA, HarianBernas.com— Orang tua, terlebih ibu adalah seseorang yang sangat berharga bagi siapapun. Seiring berjalannya waktu, setiap orang tentu akan terus menua termasuk orang tua kita. Ketika orang tua telah menua, ia tak lagi sekuat dahulu lagi. Saat orang tua sudah terus menua dan renta, itu adalah tugas setiap anak untuk memberikan perawatan dan kasih sayang yang maksimal kepada mereka. Meskipun kasih sayang dan perawatan yang diberikan anak pada orang tua tak sebesar dan setulus kasih sayang dari orang tua pada anak, setiap anak wajib memberikan perawatan dan kasih sayang yang tulus dan sebaik mungkin. Betul? Bagaimana dengan kamu? 

Bicara soal orang tua, maukah kamu mendengar kisah tentang seorang anak yang dilanda kerterbatasan fisik namun mampu merawat sang ibu yang sudah berumur 80 tahun. Kamu ingin mengetahuinya? Yuk simak kisahnya berikut.

Memberikan perawatan dan kasih sayang yang tulus dan sebaik mungkin kepada orangtua bahkan, ketika sang anak diselimuti beragam keterbatasan, dilakukan oleh Zhang Jianlao (43). Pemuda asal Cina ini tidak memiliki anggota badan lengkap seperti orang-orang pada umumnya, namun ia mendedikasikan sisa hidupnya untuk merawat sang ibu yang telah melahirkannya. 
 
Sang ibu saat ini telah berusia 80 tahun. Ibu yang sudah tua membuat hatinya tergerak untuk selalu berada di dekat ibu dan memantau serta menjaga kesehatannya. Dengan penuh kasih sayang dan ketulusan, pria yang hanya memiliki separuh tangan tersebut sehari-hari mengerjakan semua pekerjaan rumah, menyiapkan makan dan minum untuk ibu, mengurus peternakan keluarga juga merawat sang ibu.

Dengan kondisinya yang serba terbatas, pria ini bahkan bermimpi untuk membangun rumah baru bagi sang ibu. Diketahui, Zhang harus kehilangan kedua tangannya ketika ia masih berusia 11 tahun. Dari laporan surat kabar setempat, ibunya yang bernama Wei Xuexue mengatakan jika Zhang harus kehilangan tangan saat ia masih kecil. Saat itu, ia mengalami kecelakaan listrik atau kesetrum hingga dokter memilih melakukan amputasi agar kondisi Zhang pulih dengan baik.

Sejak saat itulah, Zhang harus hidup tanpa kedua tangan yang lengkap. Meski begitu, pria yang kini berusia 43 tahun tersebut tak pernah putus asa dan ia pun selalu menerima kondisinya dengan lapang dada. Baginya, kedua orang tuanya adalah penyemangat terbaik yang mendorongnya untuk tetap semangat dan tak kenal putus asa. Meski ia dan keluarganya diselimuti keterbatasan, ia mengaku akan selalu melakukan yang terbaik untuk membahagiakan kedua orang tuanya.

Sumber lain yakni asiantown.net menyebutkan bahwa Ayah Zhang sendiri telah meninggal dunia sejak 7 tahun lalu. Mengingat sang ibu yang terus menua inilah, Zhang mengaku akan mendedikasikan sisa usianya untuk merawat sang ibu. Ia mengatakan “Sekarang ibu sudah tua. Dahulu, ia yang merawat saya dengan setulus hati. Kini, giliran saya yang akan menjaga dan merawatnya. Ia telah melakukan yang terbaik untuk saya dan saya pun harus melakukan yang terbaik pula untuknya.”

Mulia sekali bukan? Bagaimana dengan kamu? Sudahkah kamu berbuat hal baik terhadap orang tuamu?

Leave A Reply

Your email address will not be published.