Berita Nasional Terpercaya

Mulai Geram, Mahasiswa “Menyeret” dan Menuntut Setya Novanto Dipecat

0

JAKARTA,HarianBernas.com–Sikap Ketua DPR RI Setya Novanto yang menolak sidang terbuka dan bahkan tak bersedia menjawab pertanyaan anggota MKD terkait isi rekaman karena dianggap rekaman ilegal, mengundang reaksi keras dari berbagai kalangan. Aktivis demokrasi Romo Benu Susetyo, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Sjefei Maarif dan beberapa tokoh terkemuka lainnya.

Bahkan sejumlah mahasiswa di Makassar, Sulawesi Selatan dan beberapa daerah lainnya, Senin (7/12) sore, mulai turun ke jalan. Mereka menuntut Setya Novanto untuk segera diadili dan mundur dari jabatan Ketua DPR RI. Para mahasiswa berunjuk rasa sambil melakukan teatrikal di depan Kantor DPRD Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (7/12).

Baca juga: Inilah 7 Daftar Aplikasi Investasi Resmi Versi OJK

Mereka mendesak diusut tuntas kasus mafia saham PT Freeport dan meminta Mahkamah Dewan Kehormatan (MKD) DPR agar bertindak adil dan tegas dalam mengadili mafia saham yang diduga melibatkan Ketua DPR Setya Novanto. Mereka juga menuntut agar Setya Novanto dipecat secara tidak hormat. Dalam aksinya, para mahasiswa juga membakar foto-foto Setya Novanto dan membakar ban bekas di jalan sehingga sempat mengganggu arus lalu-luntas.

Sementara menurut Romo Beny, apa yang dipertontonkan Setya Novanto dengan menolak sidang terbuka dan menolak menjawab pertanyaan terkait isi rekaman merupakan sesuatu yang memuakkan. Sebab, sidang itu sebenarnya untuk memberi kesempatan kepada dia untuk membantah atau mengklarifikasi atas keterengan pengadu Menteri ESDM Sudirman Said dan saksi Presiden Direktur PT Freeport Maroef Sjamsoeddin.

“Toh kalau apa yang disampaikan Sudirman Said dan Maroef Sjamsuddin tidak benar ya katakan lewat sidang terbuka agar imbang. Bukan malah membantah secara tertutup. Kalau seperti ini berarti semakin menguatkan dugaan masyarakat selama ini bahwa dia telah melanggar etika,” kata Romo Beny dalam awancara dengan sebuah stasisiun televisi swasta, Senin sore.

Baca juga: Inilah Jam Buka Bursa Saham di Indonesia 2021

Hal yang sama disampaikan Buya Sjafei Maarif. Dikatakan, Setya Novanto tidak memanfaatkan momen sidang MKD untuk menjelaskan secara terbuka apa yang dituduhkan kepadanya selama ini.

Seperti dijelaskan Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan Junimart Girsang, dalam sidang MKD, Ketua DPR Setya Novanto tidak bersedia menjawab pertanyaan yang terkait rekaman. Ia tak mau menjawab sepanjang menyangkut rekaman. Dan itu menjadi hak dia sebagai pihak teradu untuk menjawab atau tidak.

Menurut Junimart, dalam sidang MKD yang berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB itu, Novanto memberikan keterangan secara tertulis dan telah memberikan keterangan dalam bentuk tanya jawab. Dalam keterangannya, Novanto mengaku tidak pernah meminta pertemuan dengan Direktur Utama PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin. “Ia mengaku hanya diminta hadir dalam pertemuan dan itu pertemuan 'biasa saja',” kata Junimart.

Novanto juga mengaku adanya pertemuan itu, namun ia menegaskan bukan sebagai pemrakarsa atau inisiator dan tidak tahu apa mata acaranya. Dan keterangan Novanto itu, menurut Junimart, akan dicek silang atau di kroscek dan MKD akan mencari kebenaran yang sebenarnya dalam kasus itu.

Baca juga: Memahami Investasi Reksadana Saham , Keuntungan, dan Risikonya

Leave A Reply

Your email address will not be published.