Berita Nasional Terpercaya

Pendiri Oracle, Divonis Dengan Penyakit Kronis Di Masa Kecil Ia Justru Panjang Umur Bahkan Menjadi 10 Orang Terkaya Dunia

0

USA, HarianBernas.com— Dalam dunia teknologi, anda pasti sudah pernah mendengar nama Oracle bukan? Oracle adalah sebuah perusahaan database terbesar di dunia. Namun siapa sangka, di balik kisah berdirinya Oracle menjadi sebuah perusahaan besar terdapat kisah inspiratif dan penuh dengan perjuangan dari pendirinya, yang berhasil melawan penyakit mematikannya. Apa itu? Siapa dia?

Namanya adalah Larry Ellison, seorang pria kelahiran 17 Agustus 1944 asal New York, Amerika Serikat. Ketika masih kecil, anak-anak seusianya hidup dengan mengasyikan, namun berbeda dengan Larry Ellison. Sejak kecil, kehidupannya bisa dibilang tidak mengenakan sebab di usianya yang baru 9 bulan, ia divonis mengidap radang paru-paru oleh dokter. Meskipun demikian, Ellison tetap mampu bersekolah layaknya anak normal lainnya. Ketika sekolah, Ellison dikenal kawan-kawannya sebagai seseorang yang  cerdas. Nilainya lumayan baik di bidang ilmu alam dan matematika. Tetapi, semua sikapnya berubah setelah ia mengetahui bahwa orang yang mengasuhnya selama ini ternyata bukan orang tua kandungnya.

Baca juga: Sikap Terpuji Nabi Idris, Sosok yang Cerdas dan Kreatif pada Zamannya

Meski sikapnya berubah, tetapi  prestasi di sekolahnya tetap bagus. Usai lulus dari sekolahnya, ia lalu masuk ke jurusan Fisika di Illinois University. Namun kuliahnya tak sampai selesai di sana karena ibu angkatnya yang membiayainya kuliah meninggal dunia, akhirnya ia berhenti kemudian mencoba bekerja serabutan bersama ayah angkatnya.

Tak lama kemudian ia kembali kuliah di Chicago University, tetapi hanya bertahan selama 6 bulan, ia lalu berhenti dikarenakan permasalaah biaya yang mahal. Karena motivasinya yang kuat agar tetap bertahan hidup, ia mencoba untuk kursus komputer. Dengan modal itu ia mencoba melamar pekerjaan di berbagai macam perusahaan. Namun kau tahu? hampir semua perusahaan yang dilamarnya menolak sebab ia cuma memiliki ijazah kursus.

Walau begitu, perjuangannya tidak sia sia, perusahaan investasi bernama Fireman's Fund menerimanya sebagai teknisi komputer. Ia sering memperbaiki perangkat keras dari komputer yang telah rusak dan juga memperbaiki masalah dalam hal perangkat lunak. 

Sampai akhirnya ia bekerja di Ampex, yang menginspirasinya untuk mendirikan Oracle. Di Ampex ini, Larry Ellison membaca sebuah tulisan mengenai teori-teori database yang ditulis oleh Edgar F. Codd. Bermula dari sinilah mulai memunculkan ide Larry Ellison dalam membangun bisnis yang berkonsep “Structured Query Language” atau lebih dikenal dengan nama SQL dimana proyek ini ia namakan dengan nama Oracle. Siapa yang mengira, dari sini kemudian usahanya berlanjut dan semakin berkembang berkat mendirikan sebuah perusahaan pengembang perangkat lunak dengan rekannya Ed Qates dan juga Robert Miner yang tak lain merupakan bos Larry di Ampex. Hanya dengan bermodal $2000 saat itu, perusahaan yang telah dirintis Larry Ellison sukses mendapatkan klien besar yaitu CIA yang tak lain merupakan Dinas Intelejen Amerika Serikat. Mereka juga menangani perusahaan penerbangan Wright Patterson Air Force Base, serta perusahaan komputer IBM.

Dibawah pimpinan Larry Ellison, Oracle kemudian menjelma menjadi perusahaan besar yang mengatasi masalah database walaupun juga pernah terkena masalah finansial, tetapi perusahaan masih tetap bertahan hingga kini. Dari kegigihan Larry Ellison pula yang menjadikan Oracle menjadi perusahaan terbesar kedua di jagad bumi ini setelah microsoft. Hal ini lalu membuat Larry Ellison menjadi orang terkaya di dunia berkat Oracle. Di Th 2014 kekayaannya mencapai $27 milyar dollar atau sebanding  510 trilyun. Berdasarkan laporan majalah Forbes, ia termasuk dalam jajaran 10 besar orang terkaya di dunia.

Baca juga: Inilah 99 Asmaul Husna Beserta Artinya Bahasa Indonesia Lengkap

Leave A Reply

Your email address will not be published.