Berita Nasional Terpercaya

Sedang Diet? Jangan Hindari Lemak!

0

HarianBernas.com – Penampilan merupakan hal pertama yang terlihat saat baru saja bertemu dengan seseorang. Oleh karena itu, banyak orang berlomba-lomba untuk memperbaiki penampilan yang salah satunya dengan cara diet.

Banyak model diet yang trend digunakan dan biasanya memiliki kunci utama yaitu dengan mengurangi bahkan hingga tidak memakan asupan lemak yang masuk dalam tubuh mereka. Namun, sebuah studi mengungkapkan hasil yang berbeda yaitu orang yang sedang melakukan diet tetap membutuhkan asupan lemak bagi tubuh mereka.

Sependapat dengan hasil studi tersebut, Medical Daily pada hari Jumat (1/1/2016) menjelaskan bahwa lemak yang merupakan molekul yang digunakan organisme untuk menyimpan energi. Lemak terdiri dari bahan kimia yang bisa dipecah oleh tubuh menjadi energi yang kemudian digunakan oleh tubuh kita untuk hidup dan melakukan aktivitas.

Lemak memiliki beberapa jenis, yaitu lemak jenuh, lemak tak jenuh, lemak terhidrogensi, lemak tak jenuh ganda, lemak trans, dan asam lemak omega-3. Masing-masing lemak tersebut memiliki perbedaan jenis lemak yang tergantung dari rantai karbonnya.

Untuk menurunkan berat badan, pintar-pintarlah dalam memilih asupan lemak yang masuk dalam tubuh anda dengan cara mengurangi asupan lemak trans dan konsumsi asupan lemak omega-3 dan omega-6 yang biasanya terdapat pada beberapa rempah-rempah, biji-bijian, kacang-kacangan, dan ikan salmon. Selain itu, anda juga bisa mengkonsumsi buah alpukat, kacang kenari, telur, dan kacang almond.

Sebuah studi yang melibatkan 68 orang dewasa mengungkapkan bahwa diet rendah lemak tidak efektif untuk menurunkan berat badan. Salah seorang peneliti yang terlibat yaitu dr Deidere Tobias mengatakan bahwa tidak ada bukti untuk merekomendasikan seseorang agar melakukan diet rendah lemak dan ilmu pengetahuan pun tidak mendukung diet rendah lemak sebagai cara yang efektif dalam program penurunan berat badan jangka panjang.

Ia memberi saran untuk melakukan diet mediterania pada orang-orang yang sedang melakukan program penurunan berat badan. Diet yang menggunakan pola makan ala mediterania ini mampu meningkatkan metabolisme tubuh, mempengaruhi regulasi hormon yang kemudain membantu seseorang dalam menurunkan berat badan, dan mencegah penimbunan kalori yang dapat mengakibatkan diabetes serta obesitas.

Leave A Reply

Your email address will not be published.