Berita Nasional Terpercaya

Krim Vitamin E Hilangkan Bekas Luka? Itu Hanya Mitos!

0

Jakarta,HarianBernas.com –  Memiliki bekas luka seperti luka bakar, jerawat, ataupun bekas operasi tentu akan sangat mengurangi kepercayaan diri.

Apalagi bagi kaum hawa, tidak banyak dari mereka yang rela merogoh kantong dalam-dalam demi membeli produk krim vitamin E. Namun apakah penggunaan krim vitamin E yang sudah banyak beredar di pasaran tersebut efektif untuk menghilangkan bekas luka?

Dr Phillip Artemi, dermatolog asal Sydney sekaligus anggota dari Australasian College of Dermatologists, seperti dikutip dari ABC Australia pada Jumat (1/1), mengatakan bahwa menggunakan krim vitamin E setiap hari dengan tujuan untuk menghilangkan bekas luka adalah suatu tindakan yang percuma.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tubuh akan secara alami melakukan perbaikan alami secara bertahap kurang lebih sekitar 12 bulan. Penggunaan vitamin E sama sekali tidak berpengaruh terhadap pemudaran bekas luka.

“Kolagen terlibat dalam pembentukan bekas luka, sementara faktanya vitamin E mempengaruhi pembentukan dan susunan serat kolagen tersebut. Namun itu bukan berarti secara otomatis penggunaan krim vitamin E pada kulit akan memperbaiki cara kolagen membentuk bekas luka,” ungkap Dr Artemi.

Menurut Dr Artemi, tidak hanya penggunaan krim vitamin E namun bahan-bahan alami lain seperti jus lemon, lidah buaya, dan minyak lain yang diyakini masyarakat dapat memudarkan bekas luka nyatanya juga tidak terbukti kebenarannya.

“Bekas luka secara alami akan memudar ke 'fase akhir' setelah satu tahun. Setelah itu, hanya perawatan khusus dari dokter kulit yang dapat membantu. Misalnya dengan laser atau suntikan kortison,” terang Dr Artemi.

Satu hal yang pasti adalah proses pudarnya bekas luka tiap orang berbeda-beda. Tergantung pada jenis kulit dan tingkat jaringan parut yang dimiliki tiap orang.

Leave A Reply

Your email address will not be published.