Berita Nasional Terpercaya

Inilah Tokoh Masyarakat yang Akrab dengan Masyarakat Bawah

0

HarianBernas.com – Seorang anak presiden bukankah seharusnya akrab dengan dunia politik? Apakah ia sama sekali tak pernah terjun di dunia politik?

Guntur Soekarnoputra lahir pada tanggal 3 November 1944 di Jakarta. Ia merupakan anak dari pasangan Ir. Soekarno dan Fatmawati. Status anak presiden yang disandangnya tak pernah membuat dirinya menjadi tinggi hati. Ia pernah menunjukkan kecintaannya kepada ayahnya Bung Karno dengan menerbitkan sebuah buku berjudul Bung Karno Bapakku, Kawanku, Guruku.

Pada tahun 1977 buku tersebut diluncurkan, dan peluncuran buku tersebut dihadiri oleh Sejumlah tokoh, politisi, rohaniwan, artis, dan mantan petinggi militer. Tidak hanya orang-orang hebat yang hadir saat peluncuran buku tersebut melainkan juga orang-orang kecil.

“Mungkin tak banyak yang tahu, kalau di antara undangan yang hadir ketika peluncuran buku Bapak Guntur itu tidak semuanya orang besar. Ada pedagang asongan dan pedagang kecil lainnya hadir, karena mereka diundang dan berkawan dengan Bapak Guntur,? tutur staf pribadi Guntur.

Kedekatannya dengan rakyat kecil sudah berlangsung lama sejak ia masih kecil.

“Meskipun sebagai putra Presiden, tetapi waktu di istana dulu, saya justru banyak bergaul dengan anak tukang masak, tukang kebun.Di sekolah juga saya berkawan dengan anak-anak sopir, nelayan, petani atau anak pembantu,” tutur Guntur.

Selain mencintai rakyat kecil, Guntur juga mencintai seni lukis, seni potret, dan music. Sepanjang hidupnya, Guntur pun tidak pernah terjun ke dunia politik praktis. Namun bukan berarti dia buta politik.

“Saya memang tidak masuk ke politik praktis, tetapi saya menjadi pengamat politik yang aktif. Sebagai pengamat politik, saya tidak ketinggalan informasi soal perkembangan politik, dan saya bisa bergaul dengan siapa saja dari partai politik mana saja,” tuturnya.

Setinggi-tingginya ia berada, Guntur tetap memperhatikan rakyat kecil. Ia tidak pernah memiliki rasa malu untuk menjalin kedekatan dengan mereka rakyat kecil.

Meskipun ia anak presiden, ia tak lantas tinggi hati dan mencari peluang di kegiatan politik. Dia pun lebih memilih untuk menjadi pemerhati politik dibandingkan dengan menjadi politikus.

Leave A Reply

Your email address will not be published.