Berita Nasional Terpercaya

Sejumlah Warga di Perbatasan Nunukan Kesulitan Menjadi WNI

0

NUNUKAN, HarianBernas.com– Sekitar 83 kepala keluarga (KK) warga Desa Kinokod, Kecamatan Lumbis Ogong, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mengalami kesulitan kembali untuk menjadi warga negara Indonesia (WNI), Minggu (17/7).

Kesulitan menjadi WNI itu dilontarkan Ketua Pemuda Perbatasan Kabupaten Nunukan, Lumbis ketika konferensi pers berkaitan dengan persiapan pembentukan Kabupaten Bumi Dayak (Kabudaya) perbatasan di Nunukan.

Sebenarnya, 83 KK warga di desa itu berkomitmen menjadi WNI, tapi Pemerintah Malaysia terus berupaya menggiring 83 KK itu untuk masuk ke wilayah Bantul, Negeri Sabah. Bukti tetap mencintai NKRI adalah dengan menyimpan bendera Merah Putih dalam sebuah peti kayu, lalu disembunyikan dengan cara menguburnya di dalam tanah agar tidak ketahuan Pemerintah Kerajaan Malaysia yang sering mengancam tidak memperoleh kebutuhan hidup sehari-hari.

Lumbis pun mengungkapkan awal mula adanya perkampungan di Desa Kinokod. Dulunya, perkampungan ini berupa sekumpulan warga yang disembunyikan pada saat adanya konfrontasi RI-Malaysia tahun 1960-an. Saat ini, warga semakin terjepit karena status kewarganegaraannya tidak jelas. Pada satu sisi, tetap menginginkan menjadi WNI, tapi Pemerintah Malaysia menekan warga dengan terus membujuk pemberian identitas kependudukan negara.

Selain itu, Pemerintah Malaysia terus berupaya memindahkan kelompok warga setempat agar mendekati wilayah Negeri Sabah. Suatu waktu 83 KK warga di Desa Kionokod pasti akan berdomisili di wilayah Malaysia sehingga akan semakin sulit kembali menjadi WNI.

Leave A Reply

Your email address will not be published.