Berita Nasional Terpercaya

God You Must Be Joking, Komik Strip Kontroversial yang Dianggap Mempermainkan Tuhan Telah Dibukukan

0

YOGYAKARTA, HarianBernas.com – God You Must Be Joking (GYMBJ) adalah salah satu komik strip yang cukup populer di media sosial Facebook. Komik kontroversial tersebut kini sudah diterbitkan secara indie dalam bentuk buku.

Kharisma Jati (K. Jati) komikus pembuat buku komik God You Must Be Joking dalam diskusi buku GYMBJ Sabtu (17/9/16) di Kedai Kebun Forum Yogyakarta menyampaikan, komik strip GYMBJ kini diterbitkannya secara indie. “Ini karena saya rasa kontennya tidak akan bisa diterima penerbit komik umum. Dengan cara indie saya bisa bebas berekspresi,” terangnya.

Ia mengaku, berasal dari keluarga muslim kejawen, dan sering tinggal di rumah nenek yang seorang Kristen Protestan. Awalnya ia adalah seseorang yang taat beragama/beribadah, namun proses hidup membawanya menjadi pemikir bebas yang lepas dari dogma agama, sekaligus memiliki berbagai pemikiran terkait banyak hal seperti ideologi, religi, filsafat eksistensialisme, hingga nihilisme dan atheisme, yang kerap ia masukkan dalam komiknya. Ia mengaku konsisten menggarap GYMBJ karena merasa 'gatal' melihat orang saling berprasangka, dan melakukan 'stereotyping'.

“Misalnya kalau atheis itu tidak bermoral, atau kalau Islam pasti fundamentalis, atau kalau Belanda pasti jahat karena pernah menjajah. Saya mencoba memberi sudut pandang lain, memberi keseimbangan, agar cara pandang seseorang tidak selalu hitam putih,” ujarnya.

Menurut komikus asli Jogja ini, bahasa verbal tidak mampu mengungkapkan kegalauan pemikirannya, sehingga diunggkapkannya dengan komik strip. Komik stripnya menampilkan karakter Gigi Dua yang lucu, aneh, sekaligus kritis.

“Gigi Dua ini ciptaan saya sendiri, dan memang mempunyai karakter nihilis. Desainnya dari diri saya yang waktu kecil giginya dua dan renggang,” terang K. Jati.
Sejak 2007, ia mengaku hampir tiap minggu membuat satu komik strip GYMBJ. Mulai 2010 ia mulai membagikan karya-karyanya ke publik, ketika media sosial facebook mula 'booming' di Indonesia.

“Socmed membuat semakin mudah ketika orang dengan minat yang sama bisa saling berkumpul dan berkomunikasi. Selama ini saya baru menggunakan media Facebook,” katanya.

K. Jati mengaku caranya berekspresi ini tidak aman dan penuh resiko. Berkat karya GYMBJ yang sarat kontroversi itu, K. Jati mengaku pernah diancam dibunuh oleh orang-orang yang anti 'kiri'.

“Banyak ancaman verbal memang, pernah juga stan komik saya diteror, didatangi orang, dan membuat tegang, namun untuk kekerasan fisik belum pernah saya alami,” jelasnya.

Gus Udin, penggiat buku dan literasi yang menjadi pembicara lain dalam diskusi tersebut mengaku buku komik GYMBJ yang terkesan mempermainkan Tuhan membuatnya bertanya-tanya, apakah Tuhan itu bisa guyon (becanda). Ia berpendapat bisa, karena faktanya paradoks-paradoks telah ada dalam kitab suci, termasuk Al-Quran.

“Komik ini sangat relevan dengan apa yang kerap terjadi saat ini, banyak orang yang mengaku beragama, menganggap dirinya paling benar, dan bertindak seenaknya dan membuat resah. Komik GYMBJ banyak mengkritik hal-hal semacam itu, yang banyak ada dalam agama Islam, dan faktanya begitu,” tandasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.