Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Mau Tahu Alasan Bokep Disebut Blue Film, Ini Ceritanya

Oleh: Redaksi Bernas•24 Juni 2017
Mau Tahu Alasan Bokep Disebut Blue Film, Ini Ceritanya
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Film bokep atau biasa disebut blue film sangat jarang dibicarakan di muka umum. Hal tersebut dikarenakan film bokep memiliki unsur negatif di dalamnya. Seperti..."

🗓️ Dipublikasikan pada 24 Juni 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita hiburan terbaru →

HarianBernas.com –  Film bokep atau biasa disebut blue film sangat jarang dibicarakan di muka umum. Hal tersebut dikarenakan film bokep memiliki unsur negatif di dalamnya. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa film bokep atau blue film ini berisi tentang para aktor yang sedang melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

Padahal, dalam agama, hubungan seks hanya boleh dilakukan pasangan suami dan istri yang sah.

Beredarnya film bokep atau blue film di Indonesia mengundang banyak komentar, mulai dari komentar negatif, komentar yang mendukung, bahkan ada juga yang biasa saja. Komentar negatif tentu terlontar karena film bokep atau blue film dianggap tidak mendidik dan menjerumuskan orang yang menontonnya untuk mencontoh adegan dalam film tersebut. Apalagi jika yang menikmati filn bokep tersebut masih di bawah umur alias anak-anak.

Sisi positifnya mungkin jika dilihat oleh orang yang sudah menikah dapat menjadi pendidikan untuk seks agar lebih mampu dalam melayani kebutuhan biologis pasangan.

Berbeda dengan yang terjadi di Indonesia, film bokep atau blue film di negara Eropa pernah dianggap sebagai sebuah karya seni. Hal ini terjadi antara tahun 1960 sampau 1980. Ketika itu, masyarakat Eropa mendesak pemerintah agar memberikan ruang bagi mereka untuk berekspresi lewat blue film.

Beberapa negara pun mulai memberikan kebebasan tersebut, misanya negara Denmark, Belanda, dan yang lainnya.

Beberapa blue film pertama yang dirilis Denmark, yaitu berjudul Bordellet yang dirilis tahun 1972, mini seri The Beside Films yang dirilis dari tahun 1970 hingga 1976, dan mini seri The Zodiac Films yang dirilis dari tahun 1973 hingga 1978.

Selain dari itu semua, apakah Anda tidak penasaran mengapa film bokep disebut dengan Blue Film? Mengapa tidak Green Film atau Red Film yang melambangkan keseksian?

Ternyata, nama Blue Film diadaptasi dari istilah Blue Law.

Blue Law memiliki arti, yaitu hukum yang sangat dipegang dengan teguh oleh kaum penganut agama yang radikal.

Hukum tersebut diterapkan pada orang-orang yang melanggar aturan dalam agama, misalnya mengonsumsi narkoba, alkohol, dan masih banyak yang lainnya.

Orang yang berada di balik layar dalam Blue Law, yaitu Samuel peters. Samuel yang lahir di Connecticut pada tahun 1735 ini meninggal apda tahun 1926.

Ia menulis sebuah buku yang berjudul General History of Connecticut. Buku ini dirilis tahun 1781 yang disampuli dengan warna biru.

Buku ini berisi tentang dasar-dasar hukum yang dipegang teguh oleh kaum radikal tersebut.

Berkat buku itu, hal-hal yang dianggap tabu oleh banyak orang, hal-hal yang memiliki kaitan dengan dosa, atau hal-hal yang dilakukan manusia sehingga dapat menurunkan moral manusia tersebut, memiliki konotasi dengan warna biru. Oleh karena itu, film bokep yang mempertontonkan adegan yang tidak sesuai dengan hukum Blue Law diberi nama Blue Film.

Bagi yang hobi menonton film bokep atau blue film, mungkin sebaiknya dikurangi, bahkan disudahi saja.

Apalagi bagi yang masih berusia di bawah umur, akan sangat merugikan bagi kesehatan mental.

Anak yang telah menyaksikan film bokep akan memiliki hasrat untuk mencoba adegan yang ada di dalamnya.

Hal ini akan memicu timbulnya kasus pelecehan seksual, pemerkosaan, bahkan ada juga yang sampai menderita kelainan seksual.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram