Berita Nasional Terpercaya

Peran Zakat Dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan

0

Bernas.id – Zakat sebagai Rukun Islam yang ketiga tidak hanya mengatur tentang hubungan antara hamba dan penciptanya (Habluminallah) namun juga mengatur tentang hubungan sesama manusia (Habluminannas). Zakat merupakan salah satu instrumen ibadah yang memiliki sisi sosial ekonomi dalam membantu pengentasan kemiskinan. 

Secara filosofis sosial, zakat memiliki prinsip keadilan sosial. Keadilan sosial ini dicerminkan dengan diwajibkannya membayar zakat bagi orang-orang yang mampu secara ekonomi atau memiliki kelebihan harta yang dikategorikan sebagai orang yang wajib membayar zakat (Muzakki). 

Sementara dana zakat yang diambil dari muzakki tersebut akan disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerima zakat (mustahik) yaitu 8 asnaf sebagaimana yang dinyatakan dalam QS. At-Taubah ayat 60, yaitu: fakir, miskin, amil, mualaf, hamba sahaya, orang yang berhutang, fisabilillah dan musafir.

Dalam peranannya sebagai instrumen pengentasan kemiskinan, zakat berperan sebagai pemerataan ekonomi rakyat. Dengan adanya perintah berzakat dalam Al-Qur?an agar harta yang telah Allah titipkan tidak hanya berputar di antara orang-orang yang kaya saja, melainkan terdapat pula hak-haknya para mustahik. Dengan adanya wajib zakat maka ada peralihan harta dari yang kaya kepada yang miskin, sehingga diharapkan kehidupan ekonomi masyarakat bisa merata. 

Selain itu zakat pun berperan dalam memperbaiki taraf kehidupan masyarakat. Dalam penyalurannya baik secara produktif maupun konsumtif zakat telah membantu meningkatkan pendapatan rumah tangga para mustahik. Hal ini dicerminkan melalui pemenuhan kebutuhan pokok mustahik seperti: beasiswa pendidikan, bantuan pangan, layanan kesehatan hingga kepada bantuan pendanaan bagi pengembangan usaha mustahik.

Dalam laporan publikasi Badan Pusat Statistika (BPS), merilis bahwa jumlah penduduk miskin di Indonesia menurun hingga 1,19 juta, hal ini diikuti dengan kenaikan dana zakat sebesar 20 persen. Menurut kepala BPS, dana zakat menjadi salah satu indikator penurunan jumlah penduduk miskin di Indonesia. Zakat tidak hanya berfungsi untuk menolong perekonomian mustahik, tetapi juga dapat menjadi instrumen penyeimbang dalam sektor ekonomi nasional, dalam hal ini zakat berperan dalam membantu penanggulangan kemiskinan juga membantu mengatasi kesenjangan sosial ekonomi di masyarakat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.