Berita Nasional Terpercaya

Gara-Gara Benda Ini, Pertandingan Penting Liga Yunani Terpaksa Ditunda

0

Bernas.id ? Insiden tidak sedap menimpa Liga Yunani. Pertandingan antara tuan rumah PAOK melawan Olympiacos yang seharusnya digelar pada hari Senin (26/2/2018) harus ditunda gara-gara adanya insiden di dalam dan di luar lapangan.

Tanda-tanda kalau pertandingan bakal ditunda sendiri sudah mulai nampak sejak menjelang kick off. Daily Mail mengabarkan kalau suporter tuan rumah beramai-ramai melemparkan gulungan kertas ke dalam lapangan.

Salah satu dari gulungan kertas tersebut mengenai manajer Olympiacos, Oscar Garcia. Akibat pelemparan tersebut, Garcia dikabarkan menderita pendarahan di bibir bagian dalamnya dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Pihak Olympiacos yang merasa tersinggung atas insiden ini lantas membalasnya dengan cara meminta para pemainnya meninggalkan lapangan pertandingan. Setelah tertunda selama sekitar 2,5 jam, wasit akhirnya memutuskan kalau pertandingan tidak bisa dilaksanakan pada hari itu.

Ditundanya pertandingan menyebabkan suporter kemudian berbuat onar di luar stadion. Kerusuhan antara suporter dengan polisi pun menjadi tak bisa dielakkan. Untuk membubarkan massa secara paksa, polisi terpaksa melepaskan gas air mata. Foto yang beredar menunjukkan kalau suporter yang terlibat kerusuhan nampaknya turut mempersenjatai diri mereka dengan bom molotov.

Menurut regulasi yang berlaku, PAOK selaku tim tuan rumah diperkirakan bakal menerima hukuman pengurangan 3 poin dan denda senilai 90 ribu euro (1,3 milyar rupiah). Jika hukuman tersebut jadi dijatuhkan, maka hal ini jelas bakal merugikan PAOK mengingat mereka kini tengah bertengger di puncak klasemen dengan keunggulan 1 poin dari AEK di peringkat kedua.

Olympiacos di lain pihak berada di peringkat keempat dan berjarak 9 poin dari PAOK. Sebelum pertandingan ini, Olympiacos juga sempat menerima sanksi pengurangan 3 poin akibat terlibat kerusuhan dengan rival berat mereka Panathinaikos.

Leave A Reply

Your email address will not be published.