Berita Nasional Terpercaya

Kredit Konstruksi Bunga Rendah Rumah Bersubsidi, Dalam Waktu Dekat Dirilis

0

JAKARTA, Bernas.id – Pemerintah terus berupaya meramu formula bunga rendah untuk pembiayaan rumah bersubsidi bagi masyarakat. Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat yang ingin memiliki hunian tidak terbebani dengan tingakt bunga yang tinggi dalam mengambil Kredit Perumahan Rakyat (KPR).

Terkait hal tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan dukungan kredit konstruksi dengan suku bunga 8,5% dalam tahap finalisasi, dan diperkirakan akhir bulan ini aturan dan mekanismenya sudah jelas dan bisa diluncurkan Maret.

Menurut Lana Winayanti, selaku Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR, tidak ada perubahan skema dari yang sejak awal menjadi masukan pengembang perumahan bersubsidi. Pengembang diberi waktu untuk mengembalikan pinjaman kepada perbankan penyalur selama 9 bulan.

?Bulan ini mungkin masih bisa selesai, paling lambat Maret,? terang Lana beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui, sebelumnya Real Estat Indonesia (REI), mencatat suku bunga kredit konstruksi untuk pengembang subsidi masih disamakan dengan kredit konstruksi bagi pengembang komersial di kisaran 11%-13%. 

Padahal dari sisi konsumen KPR, pemerintah sudah menyediakan KPR dengan suku bunga 5% dan uang muka 1%. Selain itu, pemerintah juga sedang melakukan revisi dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 21/PRT/M/2014, terkait proses pendaftaran pengembang untuk membangun rumah subsidi.

Lebih lanjut Lana mengatakan, hingga saat ini tercatat ada 15 asosiasi pengembang yang telah mendaftar dengan total jumlah sekitar 6.700 pengembang. 

Proses selanjutnya akan diserahkan kepada Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR untuk menyeleksinya. Prosesnya ada beberapa tahap, pertama registrasi dan sertifikasi dari asosiasi yang bersangkutan. 

Kemudian, Dirjen Bina Konstruksi akan masuk pada pemberian sertifikasi di dalam pengembangnya. Pada pelaksanaan pembangunan rumah subsidi, pengembang mungkin bekerja dengan para konsultan dan kontraktor sesuai dengan kualifikasi yang disyaratkan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.