Berita Nasional Terpercaya

ASN Masih Dapat Membeli Rumah, Saat Masa Transisi Tapera

0

JAKARTA, Bernas.id – Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Rakyat akan berakhir masa fungsinya pada bulan Maret mendatang.
Terkait hal tersebut, akan ada masa kekosongan atau transisi dalam menentukan seleksi panitia yang baru.

Sri Mulyani, selaku Menteri Keuangan mendatangi kantor Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, Senin (19/2/2018).

Kunjungan Sri Mulyani tersebut yakni membahas tentang pelaksanaan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang didasari Undang-undang (UU) Nomor 4 Tahun 2016.

“Menurut UU, Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan selesai masa fungsinya sampai 24 Maret 2018. Dengan perhitungan waktu seleksi kami perkirakan perlu masa transisi,” kata menteri Sri Mulyani usai bertemu dengan menteri Basuki.

Sri Mulyani menuturkan, dirinya dan Basuki membahas bagaimana penetapan panitia seleksi untuk menentukan Badan Pengelola (BP) Tapera.
Saat ini, aturan yang menaunginya, yaitu Keputusan Presiden (Keppres) sedang dalam tahap penyelesaian.

“Nanti diatur melalui Keppres. Dengan demikian, seluruh fungsi Bapertarum dalam rangka memberikan kewajiban untuk para ASN (Aparatur Sipil Negara) dalam pembelian rumah tetap dijalankan selama 3 bulan ini,” jelasnya.

Lebih lanjut Sri Mulyani memaparkan, dalam rangka menjalankan transisi Bapertarum dengan BP Tapera, termasuk di dalamnya proses pemindahan aset. Selain itu, pembahasan keduanya juga terkait pengkajian ulang mengenai rancangan kerja BP Tapera.

Mengingat, BP Tapera akan mengelola aset Bapertarum yang nilainya di atas Rp 11 triliun.

“Nanti aset itu juga dikurangi kewajiban untuk bayar ASN yang sudah menabung atau potongan lain. Kemudian untuk ekspansi BP Tapera ke depannya dan berapa mereka dapat setelah pungatan ASN dan non ASN,” pungkasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.