Berita Nasional Terpercaya

Evaluasi Pengerjaan Proyek Pembangunan Jalan Layang, AKI Gandeng Konsultan Asing

0

JAKARTA, Bernas.id – Menyusul terjadinya kecelakaan kerja yang terjadi dalam proyek pengerjaan jalan tol Becakayu yang terjadi Selasa (20/2/2018) dinihari, Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) bakal menggandeng konsultan asing dalam mengevaluasi pelaksanaan proyek infrastruktur dengan konstruksi layang atau elevated.

Basuki Hadimuljono, selaku Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), telah menunjuk AKI sebagai konsultan independen dalam evaluasi tersebut. 

Evaluasi dilakukan menyusul kembali terjadinya kasus kecelakaan kerja Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu).

“Bisa dari Eropa, bisa dari Jepang, juga dari Korea,” jelas Budi Harto yang merupakan Ketua Umum AKI di Kantor Kementerian PUPR, Selasa (20/2/2018).

Nantinya dalam proses evaluasi, akan dilakukan dengan membentuk tim yang terdiri atas perwakilan kontraktor, BUMN, swasta, serta pengawas yang terdiri atas sekitar 5-7 orang.

Hasil evaluasi akan diserahkan kepada pemerintah dalam bentuk rekomendasi yang berisi apakah proyek tersebut dapat diteruskan atau tidak.

“Mereka (pengawas) akan memberikan guidance apa yang harus dilakukan. Mereka evaluasi prosedur dan metode kerja yang dilaksanakan terkait kualitas dan keselamatan kerja,” kata menteri Basuki.

Adapun masa evaluasi ini paling tidak akan berjalan selama tiga minggu. Mereka akan bekerja untuk mengevaluasi proyek-proyek yang memiliki konstruksi layang seperti di Jakarta, Tol Trans Jawa, Tol Trans Sumatera, Tol Balikpapan, serta tol di Sulawesi.

Selain itu, mereka juga akan mengevaluasi proyek jembatan yang memiliki bentang panjang, seperti Jembatan Holtekamp di Papua.

Lebih lanjut menteri Basuki mengatakan, setelah evaluasi rampung, tim tersebut tidak serta merta akan langsung berhenti bekerja.

“Jalan terus, karena nanti konsultan itu akan memonitoring dan mengevaluasi pelaksanaannya,” tutupnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.