Berita Nasional Terpercaya

Aksi Anggota Inti MCA Ini Bisa Lakukan Pelaporan Seperti Ini Setiap Bulannya

0

Bernas.id – Kabar hoaks semakin santer terdengar dan terbaca di berbagai lini media saat ini. Hoaks ternyata menjadi bahan komoditi jualan yang laku akhir-akhir ini. Selain meresahkan, kabar hoaks juga bertujuan membuat suasana di masyarakat tidak kondusif.

Sayangnya, saat ini, masih banyak orang termakan hoaks karena belum bisa membedakan hoaks dan fakta. Jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2018 dan Pilihan Presiden (pilpres) 2019, diduga kabar hoaks akan semakin banyak ditemukan untuk kepentingan politik.

Diberitakan media, grup penyebar hoaks satu per satu mulai terungkap dan ditangkap apar kepolisian. Dulu grup penyebar hoaks bernama Saracen, lalu yang terbaru grup penyebar hoaks bernama MCA (Muslim Cyber Army).

Dari keterangan pihak kepolisian, Bobby Gustiono (35), yang ditangkap di Sumatera Utara minggu kemarin,  (4/3/2018), memiliki keahlian di bidang dunia siber, yaitu membuat akun palsu di Facebook untuk memviralkan konten-konten hoaks, ujaran kebencian, dan diskriminasi yang berbau SARA ( suku, agama, ras, dan antargolongan).

Diketahui, Bobby ini menjadi anggota inti dari kelompok The Family Muslim Cyber Army, sebagai admin dan pengurus dari tiga grup milik MCA di Facebook.

Dikatakan Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol Fadil Imran, Bobby juga memberi tutorial kepada anggota MCA tentang cara membuat akun FB palsu sehingga seolah-olah asli.

Dalam keterangannya secara tertulis, Senin (5/3/2018), Fadil menyebut Bobby mengajari anggotanya agar akun palsu yang dibuat secara meyakinkan itu tidak terkena suspend.

Tak hanya itu, Bobby juga melakukan aksi me-report akun-akun yang dituduh sebagai musuh MCA agar dinonaktifkan Facebook. “Mampu menonaktifkan lebih dari 300 akun FB setiap bulan,” tulis Fadil.

Leave A Reply

Your email address will not be published.