Berita Nasional Terpercaya

Begini Efek Digitalisasi Media Massa Menurut Nielsen

0

Bernas.id – Dalam tiga tahun ini, kekuatan media massa seperti TV relatif stabil, radio sedikit naik, media cetak cenderung menurun, sementara media digital bertambah drastis. Begitu juga waktu yang dipakai masyarakat untuk menggunakan jenis media tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh oleh Excecutive Director Media PT Nielsen Company Indonesia, Helen Catherina, dalam seminar O2O (Offline to Online) of Convensional and Digital Media di Arthotel Yogyakarta, Selasa (10/4/2018). Menurut Helen, digitalisasi kini telah mengubah cara pandang masyarakat terhadap media massa.

“Kini kita tidak ngomongin lagi platformnya, TV, media cetak, atau apapun. Yang dipikir adalah kontennya, yakni video, audio, dan teks,” ujar Helen.

Ia menjelaskan, untuk media cetak khususnya koran, memang masih dominan di beberapa kota, namun terus menurun peminatnya. Di Jakarta, kini hanya empat persen warga yang membaca koran.

“Media cetak masih dibaca sebab lebih dipercaya karena tidak ada hoax. Beda dengan media online,” terangnya.

Ia meneruskan, kini jumlah pembaca koran ada empat juta orang. Sementara jumlah pembaca media online sudah melebihi, yakni 6,7 juta orang. Menurutnya jumlah pembaca media cetak sebenarnya tidak jauh berkurang, karena banyak yang juga kini membaca media online. 

“Sebanyak 57 persen pembaca koran memiliki smartphone. Mereka menghabiskan lebih dari tiga jam per hari membaca di internet,” ungkap dia.

Ia juga mengakui, banyak pemilik media yang ragu untuk bermigrasi ke media online. Ini karena menjual iklan di media cetak lebih mahal dari media online. 

“Padahal sebenarnya digital itu solusi, bukan ancaman. Kalau diopeni, walau duitnya kecil bisa menghasilkan,” ungkapnya. (Den)

Leave A Reply

Your email address will not be published.