Berita Nasional Terpercaya

Banyak Makan Korban, Pemerintah Berencana Revisi UU ITE

0

JAKARTA, BERNAS.ID – Pemerintah berencana merevisi Undang-Undang ITE setelah Presiden Joko Widodo meneken Keppres amnesti untuk Baiq Nuril.

Anggota Komisi I DPR RI Charles Honoris menyatakan setuju perlu adanya kajian dalam UU ITE.

?Saya sepakat dengan pandangan Menteri Hukum dan HAM, perlu tidaknya ada revisi beberapa pasal di UU ITE perlu dikaji lebih dalam,? kata Charles Honoris, Sabtu (3/8/2019).

Menurut politisi PDIP ini, Baiq Nuril merupakan korban dari proses hukum yang tidak adil. Maka Jokowi sudah tepat memberikan amnesti kepada Baiq Nuril.

Ia juga menyoritu hukuman bagi pelaku penyebar hoax dan ujaran kebencian yang marak pada tahun ini. Meski begitu, kebebasan berekspresi memang diperbolehkan, namun ada batasannya agar tidak melanggar hak-hak orang.

?Di sisi lain kita juga memerlukan perangkat hukum untuk menjerat pelaku penyebaran hoax dan ujaran kebencuan yang dalam beberapa tahun terakhir ini sangat marak dan merusak tatanan sosial masyarakat. Kebebasan berekspresi itu tidak absolut. Ada batasan terhadap kebebasan berekspresi agar tidak melanggar hak-hak orang lain,? ucapnya.

Dia menilai, dengan aturan seperti sekarang peran penyidik menjadi krusial. Sebenarnya penyidik memiliki diskresi bagaimana menangani sebuah perkara. Institusi penegak hukum seperti Polri dan Kejaksaan harus bisa memilah agar proses penegakan hukum tetap adil dan proporsional.

Menkum HAM Yasonna Laoly mengatakan akan mengkaji soal revisi UU ITE setelah Presiden Jokowi meneken Keppres amnesti untuk Baiq Nuril. Yasonna akan berkoordinasi dengan Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara.

?Nanti saya dengan Menkominfo akan duduk bersama untuk melihat, untuk revisi dari UU ITE.,? kata Yasonna Laoly seusai pertemuan Presiden Jokowi dengan Baiq Nuril di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/8).

Lanjut Yasonna, dirinya akan terlebih dahulu memerintahkan Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) untuk mulai mengkajinya. (sbh)

Leave A Reply

Your email address will not be published.