Berita Nasional Terpercaya

Adaptasi Dunia Pendidikan untuk Bersiap Hadapi New Normal

0

Seperti yang sudah kita semua ketahui, saat ini dunia sedang diselimuti pandemi Coronavirus Disease-19 atau yang lebih kita kenal dengan istilah Covid-19. Penyakit ini disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 dan telah mengakibatkan lumpuhnya berbagai sektor di seluruh dunia. Salah satu sektor yang terdampak adalah sektor pendidikan. Sekolah dan universitas di seluruh dunia dituntut untuk beradaptasi akibat pandemi ini. Sejak beberapa bulan yang lalu, rata-rata institusi pendidikan di seluruh dunia sudah mulai melaksanakan kegiatan belajar-mengajar secara daring atau online. Beberapa bahkan harus mengakhiri semester dengan lebih cepat.

Banyak ahli memprediksi kondisi ini masih akan terus berjalan selama beberapa bulan atau bahkan beberapa tahun ke depan karena virus ini tidak akan hilang dengan mudah. Karena itu, seluruh dunia sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi tatanan hidup baru yang menjadi dampak adanya virus ini. Istilah yang saat ini sedang populer untuk merujuk pada hal tersebut adalah New Normal. Kira-kira, bentuk adaptasi apa saja yang nantinya akan muncul di dunia pendidikan?

Memaksimalkan Kuliah Online

Belum ada yang bisa memprediksi dengan pasti kapan universitas di seluruh Indonesia akan memperbolehkan mahasiswanya untuk belajar di kampus seperti biasanya. Ada banyak tantangan yang harus dijawab sebelum universitas bisa memulai kegiatan belajar-mengajar di kampus seperti sebelum pandemi. Salah satu alasannya adalah jumlah mahasiswa yang ada dalam suatu waktu di kampus pada hari biasa cukup banyak sehingga apabila hal ini terjadi saat pandemi atau sesaat setelah pandemi, bahaya kesehatan yang ditimbulkan bisa mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Bahkan, dalam satu kelas, jumlah mahasiswa bisa mencapai 60 orang atau bahkan lebih.

Karena itu, rasanya pembelajaran secara daring akan berusaha dimaksimalkan oleh universitas dalam menghadapi tatanan baru setelah pandemi. Apabila tidak ada alasan mendesak untuk mengadakan kegiatan belajar-mengajar di kampus, maka universitas akan berusaha sebisa mungkin untuk mengadakannya secara daring. Selama beberapa waktu ke depan, rasanya universitas justru akan menambah sumber daya yang mereka miliki untuk menunjang proses pembelajaran online seperti fasilitas fisik atau perangkat lunak dan jaringan yang lebih baik. Buat kamu yang sudah bosan dengan kuliah online, sepertinya kamu harus bertahan sedikit lebih lama lagi.

Protokol Kesehatan Setiap Saat

Setelah kurva angka kasus baru di Indonesia mulai melandai, ada kemungkinan universitas akan memperbolehkan kegiatan di kampus dalam batasan tertentu. Meskipun begitu, protokol kesehatan akan selalu diwajibkan setiap saat. Penggunaan masker dan hand sanitizer akan menjadi suatu pemandangan dan kebiasaan yang tidak akan hilang dalam waktu dekat. Selain itu, dalam berinteraksi dan berbicara secara sosial di lingkungan universitas, setiap orang sudah pasti akan diwajibkan untuk menjaga jarak aman. Semua ini dilakukan agar Indonesia tidak mengalami gelombang ke-2 atau second wave kasus baru Covid-19.

Kegiatan Organisasi akan Terbatas

Karena batasan-batasan yang tercipta sebagai akibat dari penyakit Covid-19, kegiatan-kegiatan di kampus seperti kegiatan organisasi dan unit kegiatan mahasiswa (UKM) juga akan dibatasi. Hal ini berlaku terutama bagi kegiatan-kegiatan yang akan mengundang banyak massa. Kegiatan-kegiatan semacam itu hanya akan diizinkan oleh pihak universitas apabila kegiatan tersebut dipastikan akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sehingga tidak membahayakan pengunjung yang datang. Selain itu, kegiatan UKM juga akan menjadi sangat terbatas. Semua kegiatan yang tidak harus dilaksanakan di lokasi sudah pasti akan dimaksimalkan untuk dilaksanakan secara daring. Organisasi dan UKM di seluruh Indonesia sudah pasti akan menerapkan perubahan-perubahan tertentu untuk mengakomodasi tatanan baru ini.

 

Kebiasaan hidup yang sudah kita lakukan selama pandemi ini sepertinya tidak akan hilang meskipun kurva kasus baru telah melandai. Untuk itu, kita semua harus bersiap untuk menghadapi tatanan hidup baru yang nantinya akan kita jalani. Semakin cepat kita bersiap, maka nantinya kita juga akan semakin bisa melihat peluang-peluang yang muncul dan mengambil manfaat yang besar dari perubahan-perubahan yang diterapkan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.