Berita Nasional Terpercaya

Kasus Konfirmasi Tembus 125 Ribu, Begini Sikap Kapolri

0

BERNAS.ID – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan ada penambahan 1.893 kasus konfirmasi, Minggu (9/8/2020). Sehingga jumlahnya mencapai 125.396 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. 

Berdasarkan catatan dari Kementerian Kesehatan, DKI Jakarta kembali menduduki peringkat atas jumlah kasus konfirmasi Covid-19 terbanyak dengan 25.287 kasus setelah hari ini bertambah 440 kasus baru. Disusul Jawa Timur dengan penambahan 408 kasus konfirmasi baru dan totalnya menjadi 24.922 orang. 

Sementara itu, bertambahnya kasus konfirmasi juga dibarengi dengan bertambahnya pasien yang telah dinyatakan sembuh. Data yang dihimpun sejak Sabtu (8/8/2020) pukul 12.00 WIB hingga hari ini, terdapat penambahan 1.646 orang sembuh. Oleh karenanya, tercatat 80.952 orang yang sembuh. 

Kabar dukanya, ada 65 pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia. Total keseluruhan ada 5.723 orang yang telah meninggal dunia karena Covid-19.

Kapolri Jenderal Idham Azis pun menginstruksikan seluruh jajaran Polri membantu mendisiplinkan masyarakat supaya patuh melaksanakan protokol kesehatan Covid-19. Hal ini sekaligus menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020. Penerapan protokol kesehatan Covid-19 penting dilaksanakan untuk memutus penyebaran virus corona. 

“Tingginya kasus positif Covid-19 memang harus direspons dengan Inpres tersebut,” ungkap Kapolri Idham dalam keterangannya dikutip Bernas.Id, Minggu (9/8/2020).

Ia menjelaskan bahwa Inpres yang diterbitkan Presiden Joko Widodo tersebut berperan untuk mensosialisasikan peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan. Ia menilai kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19 masih rendah. Lebih lanjut, pihaknya akan merumuskan implementasi Inpres tersebut sesuai wilayahnya masing-masing. Menurutnya, kepolisian juga akan berupaya maksimal menjalankan program tersebut sesuai dengan tugas pokoknya. (mta)

Leave A Reply

Your email address will not be published.