Berita Nasional Terpercaya

Tak Patuhi Prokes, Satpol PP DIY Bubarkan Indonesia Scooter Festival

0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Satpol PP DIY membubarkan acara Indonesia Scooter Festival di Mall Lippo, Jalan Laksda Adisutjipto, Yogyakarta Sabtu malam (5/12/2020). Meskipun mengantongi izin dari Pemerintah Kota Yogyakarta, penyelenggaraan acara tersebut melanggar protokol kesehatan (prokes). 

Kasat Pol PP DIY, Noviar Rahmad mengungkapkan, pihaknya banyak mendapatkan laporan pengaduan masyarakat terkait kerumunan orang pada event scooter tersebut. Tindaklanjutnya, kata Noviar, pihaknya bekerjasama dengan Polda DIY, Polresta Yogyakarta serta Pol PP Kota Yogyakarta mendatangi dan menertibkan event tersebut.

Menurut Noviar, izin diberikan terbatas untuk 30 peserta saja dan dibagi menjadi 6 sesi. “Namun, fakta di lapangan menunjukkan peserta lebih dari 500 orang yang datang dari luar DIY. Gerombolan ini mengakibatkan terjadi kerumunan di sekitar lokasi acara, Tugu Pal Putih,  dan beberapa ruas jalan lainnya,” jelasnya.

Noviar menyampaikan saat operasi pembubaran, semua yang ada di dalam ruangan dan di pinggir jalan di halau tanpa kecuali. Rombongan scooter itu dihalau menuju keluar kota melalui arah timur. ?Mereka mengakibatkan gerombolan dan tidak memakai masker serta menjaga jarak. Sehingga tadi malam kami membubarkan acara dan memberikan surat sanksi untuk panitia yang berisi penghentian kegiatan dari jam 8 malam dan seterusnya,? ungkap Noviar. 

Meskipun sudah dihalau ke luar DIY, Noviar meyakini ada yang masih sembunyi-sembunyi, bahkan masih berkumpul di pinggir jalan. Ia mengungkapkan akan memperketat razia untuk menertibkan rombongan ini. Namun yang perlu diingat, saat razia nanti bukan hanya dari rombongan ini yang ditertibkan. Apabila ada masyarakat yang juga tidak mematuhi protokol kesehatan akan ditertibkan pula.

?Masyarakat banyak memberi laporan kepada saya yang harus segera ditindak lanjuti. Ada ribuan skuter yang berkumpul tanpa protokol kesehatan seperti tidak ada Covid -19 sama sekali. Padahal mereka datang dari luar kota yang kita tidak tahu kondisinya seperti apa. Jadi ini wajib kita tindak,? tandas Noviar.  

Selanjutnya, panitia wajib mendatangi kantor Satpol PP DIY pada Senin (7/12/2020) mendatang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Apabila di dalam BAP nanti menunjukan adanya unsur pidana, maka kasus akan diteruskan kepada yang berwajib. (jat

Leave A Reply

Your email address will not be published.