Berita Nasional Terpercaya

Keren! Astronaut NASA Berhasil Lakukan Transplantasi Tanaman Mustard dan Selada di Luar Angkasa

0

Bernas.id – Bercocok tanam di luar angkasa kini tak hanya angan belaka. Pasalnya, National Aetonautics and Space Administration (NASA) dilaporkan telah berhasil melakukan transplantasi tanaman sayuran jenis mustard dan Selada di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Penelitian transplantasi tanaman dilakukan oleh astronaut NASA Mika Hopkins. Ia melakukan misi enam bulan untuk merawat berbagai varietas mustard dan selada di ISS dengan Pesawat SpaceX Crew-1.

Transplantasi tanaman di luar angkasa tidak selalu tuai keberhasilan. Awalnya, Hopkins melihat mustard tumbuh dengan baik tetapi selada tidak. Selada tersebut sempat mengalami masalah. Namun, setelah dilakukan pencangkokkan lagi selada baru bisa tumbuh. Benih selada tidak tahan jika harus disimpan terlalu lama. Ilmuwan mengatakan jika keberhasilan transplantasi tanaman di luar angkasa menunjukkan fleksibilitas. Sehingga apabila gagal, bisa dilakukan alternatif lain.

Transplantasi tanaman ini direncanakan oleh NASA untuk memberikan nutrisi kepada awak astronaut dan cosmonot yang akan bertugas di luar angkasa, khususnya yang melakukan misi jangka panjang. Rencananya sudah matang dan siap direalisasikan mulai tahun 2021. Bahkan, Astronom merencanakan akan menanam lebih banyak sayuran, teknologi ini disebut ?Veggie?.

Teknologi ?Veggie? sangat diperlukan untuk penerbangan jarak jauh di masa depan. Seorang ahli fisiologi Silje Wolf mengatakan bahwa Ia akan mewujudkan teknologi ?Veggie? agar astronaut bisa makan-makanan yang segar dan sayuran yang menyehatkan di luar angkasa. Makanan yang segar diyakini akan memiliki dampak positif pada suasana hati dan memberikan perlindungan terhadap radiasi di luar angkasa. Melalui teknologi tersebut para astronaut tidak hanya bisa memakan sayuran segar, tetapi bisa menjadi sarana psikologis yang memiliki hobi bercocok tanam.

Tak hanya mustard dan selada, beberapa tanaman lain juga berhasil tumbuh di luar angkasa. Pada bulan Desember 2020, seorang astronaut NASA Kate Rubins berhasil menanam sayuran lobak. Di tanam di Advanced Plant Habitat (APH) di atas ISS, sayur ini telah berhasil dipanen di luar angkasa. Astronaut memilih sayuran lobak karena tanaman ini dapat dipahami dengan baik dan memiliki masa panen yang cepat, yaitu hanya dalam 27 hari.

Pada tahun 2017 silam, Kubis Jepang atau dikenal dengan nama Tokyo Bekana juga telah berhasil ditanam dan dipanen di luar angkasa. Astronaut veteran Peggy Whitson tercatat menjadi astronaut kedua pengghuni ISS yang berhasil menanam sayuran yang bisa dikonsumsi sendiri. Keberhasilan ini dikarenakan adanya laporan selera makan ketika berada di luar angkasa yang dinilai membosankan. Keluhan kekurangan cairan juga dirasakan oleh astronaut.

Selain sayur-sayuran, NASA juga berhasil menanam bunga untuk mempercantik ruang antariksa. Jenis Bunga yang ditanam adalah jenis zinnia. Bunga ini berada dalam satu rumpun bunga matahari di keluarga bunga aster. NASA menggunakan cahaya LED merah, biru, dan hijau juga memberi pupuk dan menyiraminya agar tumbuh dalam 60 hari. Setelah menuai keberhasilan, para ilmuwan akan terus mempelajari lebih dalam mengenai cara menumbuhkan tanaman di lingkungan nol gravitasi. Eksperimen tanaman juga bertujuan sebagai investasi makanan segar bagi pada astronaut, sebab tidak ada yang mau hidup dengan mengkonsumsi makanan beku dan instan selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. (Eva)

Leave A Reply

Your email address will not be published.