Berita Nasional Terpercaya

Film Pendek Bertema Kuliner, Sinopsis Film Lidah Ayah

0

YOGYAKARTA, BERNAS TV – Lidah Ayah adalah film pendek bertema kuliner produksi mahasiswa Institut Kesenian Jakarta (IKJ) yang tayang perdana di tahun 2017. Durasi film pendek Lidah Ayah yaitu 7 menit 30 detik. Dalam durasi yang pendek, aktor yang terlibat hanya ada 3. Aktor pertama adalah Heri Purwoko yang berperan sebagai ayah. Aktor kedua adalah M. Rizky Ramadhan Mubarok yang berperan sebagai anak. Aktor ketiga adalah Astuti Nurul Anisah yang berperan sebagai pelayan. Saat nonton film pendek ini, penonton hanya akan berfokus pada aktor ayah dan anak. Sedangkan aktor pelayan tidak mendapat porsi dialog sama sekali. Kisahnya dimulai dengan sang ayah yang memberikan tes rasa ke anak. Caranya sederhana, sang anak menutup mata dengan secarik kain hitam, lalu makanan dihidangkan.

Selama dua menit nonton film pendek Lidah Ayah, penonton disajikan dengan proses anak menebak-nebak rasa makanan. Menebak jenis makanan, rempah apa yang terlibat, bahan tidak biasa yang ikut hadir, dan beberapa tebakan lain yang menunjukkan bahwa ayah dan anak ini memiliki pengalaman panjang di dunia kuliner. Adegan tes rasa makanan ini adalah salah satu momen penting film ini. Bahkan poster film pendek ini menampilkan salah satu adegannya. Akan tetapi, untuk bisa nonton momen penting film pendek tersebut, penonton harus melewati prolog dengan durasi yang cukup lama, yaitu sekitar 1 menit 15 detik. Atau sekitar 16% dari total durasi film.

Prolog film bertema kuliner ini menunjukkan suasana kota Jakarta dan suasana restoran tempat tes rasa berlangsung, diiringi dengan musik instrumental pop-jazz. Suasana yang dibangun saat nonton film pendek ini adalah santai dan elegan. Kembali ke momen penting film bertema kuliner tadi. Saat tes rasa dialukan, sang anak berhasil menunjukkan kemampuannya memberikan detail makanan yang ia cicipi. Dari sinilah, flash back sang ayah dimulai. Sang ayah mengisahkan motivasinya memberikan tes rasa makanan. Sekaligus juga menunjukkan sejarah kuliner yang ia miliki.

Seperti umumnya film bertema kuliner, film Lidah Ayah juga menunjukkan beberapa adegan dapur atau memasak. Film Lidah Ayah menunjukkan adegan tersebut sambil tetap menjaga durasi sehingga terasa sangat singkat. Sang ayah bercerita bahwa ia menjadi koki karena bakat alam yang ia asah sedemikian rupa dan menghasilkan gelar koki terbaik di kota. Sayangnya, bakat alam itu kemudian hilang seketika. Akibatnya, pelan-pelan karier kokinya meredup dan membuatnya hilang dari peredaran dunia kuliner.

Bakat alam yang dimaksud sang ayah adalah lidah yang super sensitif pada rasa. Pada beberapa film bertema kuliner yang lain, kemampuan lidah sang koki memang memiliki peran penting. Kemampuan lidah ini yang membuat sang ayah berhasil menciptakan makanan kaya rasa dan mengantarkannya sebagai koki terbaik di kota. Akan tetapi, pelan-pelan, kemampuan lidah sang ayah kembali lagi. Seiring dengan itu, sang anak juga memiliki kemampuan lidah yang sama dengan sang ayah. Dengan kemampuan yang dimiliki tersebut, ayah dan anak ini mulai memikirkan untuk membuka restoran milik kakek.

Dialog demi dialog yang ada di tiap adegan film pendek ini menandakan bahwa obrolan singkat ayah dan anak ingin menunjukkan sebuah proses regenerasi.

“Kemampuan ini bukan di sini lagi (menunjuk dirinya) tapi ada di sini (menunjuk sang anak),” ujar sang ayah saat menjawab pertanyaan sang anak untuk membuka restoran kakek.

Lalu, dialog antar generasi itu ditutup dengan datangnya pelayan membawa alat french press kopi dan dua cangkir. Bagi sebuah film pendek bertema kuliner, fakta di adegan ini bisa menimbulkan pertanyaan penonton. Ayah dan anak ini kemudian meminum teh yang ada di alat french press kopi tersebut. Adegan ini jadi penutup film Lidah Ayah.  Film Lidah Ayah adalah film hasil kerja mahasiswa IKJ yang aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa/i Masjid Amir Hamzah (Mimazah) IKJ.

Disutradarai oleh AB Abdillah, film ini merupakan sedikit film pendek yang mengambil irisan tema kuliner dan hubungan ayah-anak. Salah satu film film sejenis Lidah Ayah adalah film Chef yang memiliki durasi jauh lebih panjang.

Leave A Reply

Your email address will not be published.