Berita Nasional Terpercaya

Negara, Bangkitnya Kapital dan Jatuhnya Jurnalisme Politik

0

Orang yang ikut membesarkan koran legendaris di republic ini, Kompas, telah meninggal dunia. Daniel Dakidae, aktivis mahasiswa dari garis independen semasa kuliahnya di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, pada sekitar tahun 1970-an. Pada 1976, ia memimpin majalah ilmiah paling berpengaruh pada jaman Orde Baru, Prisma, sebagai redaktur. Pada 1979 ? 1984 menjadi ketua dewan Redaksi Prisma, dan Direktur Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial ( LP3ES, 1982-1984 ). Pada tahun 1987 ia meraih gelar Master of Art di bidang politik dari Cornell Univesity Amerika Serikat. Gelar Phd di bidang pemerintahan diraihnya pada 1991 dari Cornaell Univesity. Disertasi doktoralnya, Negara, Bangkitnya Kapital dan Jatuhnya Jurnalisme Politik. Selepas dari Cornell ia bergabung dengan Kompas, dan memimpin litbang Kompas ( 1995-2005 ). Setelah pension, ia memimpin Lembaga Ombudsman Kompas. Ian Wilson, pengajar di Murdoc University, Australia menyebut Daniel sebagai pelopor berpikir Kritis pada masa represif Orba.

Daniel Dakidae lahir di Nusa Tenggara Timur,  pada 22 Agustus 1945. Ia sempat menempuh Pendidikan seminari Katholik di Flores, tapi tidak menjadi pastor. Tamat Pendidikan di UGM Yogyakarta, pada 1975. 

Daniel Dakidae orang bisa mengkritik orang di sekelilingnya dengan sangat tajam. Tapi tak jarang membuat kawan-kawannya terpingkal-pingkal dengan sense of humor yang tinggi. Selamat jalan pelopor jurnalisme kritis Indonesia. Selamat Jalan putera terbaik bangsa dari Ngadu, NTT. Selamat jalan guru, dan kawan yang sangat baik.  
  
KRT. Agus Istijantonagoro

Leave A Reply

Your email address will not be published.