Berita Nasional Terpercaya

Mari Mengenal Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen

0

Masa pandemi tampaknya merubah pandangan berinvestasi di kalangan anak muda saat ini. Jika sebelumnya sisa gaji digunakan untuk kebutuhan konsumsi kini mulai dialihkan pada investasi saham. Seperti kita ketahui saham merupakan salah satu surat berharga yang dapat membuktikan bagian kepemilikan atas suatu perusahaan.

Ketika  perusahaan membukukan keuntungan atau memperoleh keuntungan dari usahanya maka pemilik saham dari perusahaan tersebut berhak mendapatkan keuntungan sesuai jumlah presentase yang dimiliki. Disebut dengan istilah Dividen, keuntungan atau kerugian akan diterima sesuai dengan kenaikan atau penurunan harga saham tersebut.

Baca juga: 3 Cara Membeli Saham Bagi Pemula dengan Mudah

Bagi para pemula, ada baiknya terlebih dahulu mengenal jenis-jenis saham yang ada dalam dunia investasi. Di antaranya terdapat saham biasa dan juga saham preferen yang memiliki banyak perbedaan.

Bagi Anda yang berniat mengeluti dunia investasi sebaiknya pahami terlebih dahulu perbedaan kedua jenis saham ini, mana yang lebih menguntungkan dan mudah dikelola. Penasaran? Mari, simak ulasannya!

Rekomendasi saham hari ini dari ANTM hingga JSMR (foto: economy.okezone)

 

Apa itu Saham Preferen dan Saham Biasa?

  • Saham Preferen adalah saham yang memiliki karakteristik gabungan antara obligasi dan saham biasa. Dividen saham preferen merupakan suatu pendapatan tetap dantidak memiliki tanggal jatuh tempo. Saham Preferen dianggap aman karena dikategorikan Low Risk dan memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan saham biasa.

 

  • Saham Biasa adalah merupakan surat berharga yang menempatkan pemiliknya pada posisi paling terakhir pada pembagian dividen hak atas kekayaan perusahaan jika perusahaan tersebut dinyatakan bagkrut. Dalam pembagian dividen tidak tetap jumlahnya dan tidak dapat diprediksi,namun pemegang saham biasa berhak mengikuti RUPS. Resiko yang dimiliki oleh pemegang saham biasa sangat tinggi dan dipengaruhi oleh inflasi.

Baca juga: 4 Cara Menghitung Harga Saham Per Lembar Agar Tidak Terkecoh

 

Apa saja Karakteristik Saham Preferen dan Saham Biasa?

Karakteristik Saham Preferen:

  1. Selain tidak memiliki tanggal jatuh tempo, pemilik saham mendapat hak istimewa untuk memperoleh dividen.
  2. Jika perusahaan dilikuidasi atau dibubarkan maka, pemilik saham memiliki hak pembayaran maksimum sebesar nilai nominal saham lebih dahulu setelah kreditor.
  3. Saat perusahaan sedang dalam performa yag baik, pemilik saham kemungkinan akan mendapatkan tambahan dari pembagian laba perusahaan meskipun sudah menerima dividen yang telah ditetapkan.
  4. Ketika perusahaan bangkrut, maka akan mempeoleh pembagian kekayaan perusahaan di atas pemegang saham biasa setelah semua kewajiban pemula dilunasi.

 

Karakteristik Saham Biasa:

  1. Dividen akan dibayarkan sepanjang perusahaan memperoleh laba.
  2. Boleh mengikuti RUPS dan memiliki hak suara one vote one share.
  3. Saat perusahaan dilikuidasi atau dibubarkan maka pemegang saham biasa memiliki hak terakhir dalam pembagian kekayaan perusahaan setelah semua kewajiban perusahaan dibayarkan.
  4. Tanggung jawab yang dimiliki terbatas terhadap klaim yang sama sebesar porsi saham yang dimilikinya
  5. Dividen akan dibagikan berdasarkan keputusan pemilik saham didalam rapat umum pemegang saham.

Baca juga: 6 Langkah Belajar Investasi dan Trading Saham dari Nol

Kelebihan Saham Preferen dan Saham Biasa?

Saham Preferen memiliki kelebihan:

  • Lebih diprioritaskan pada pembagian dividen meskipun perusahaan bangkrut.
  • Nilai dividen yang diterima pemegang saham preferen lebih besar daripada pemilik saham biasa.

 

Saham Biasa memiliki kelebihan:

  • Tidak memiliki waktu jatuh tempo
  • Kinerja perusahaan bersifat transparan sehingga dapat dipantau di BEI

Baca juga: 4 Cara Akurat untuk Menentukan Support dan Resistance Harga Saham

 

Kelemahan Saham Preferen dan Saham Biasa?

Saham Preferen memiliki kelemahan:

  • Fluktuasi harga saham preferen lebih besar jika dibandingkan dengan harga obligasi.
  • Saham preferen hanya dibutuhkan ketika perusahaan sangat membutuhkannya, saham preferen tidak memiliki hak paksa untuk setiap dividen yang dibagikan
  • Pemilik saham preferen akan menanggung setiap kewajiban yang diberikan dan harus diselesaikan kepada perusahaan penerbit saham.

Saham Biasa memiliki kelemahan:

  • Dapat mengancam kendali yang dipegang pemegang saham mayoritas.
  • Timbulnya agency problem yang meningkatkan agency cost karena adanya konflik antar kelompok seperti pemilik perusahaan, manajer atau pengelola usaha, dan karyawan.

Baca juga: Mengenal Trading Saham dan Cara Jitu Jadi Trader Handal

Leave A Reply

Your email address will not be published.