Berita Nasional Terpercaya

Akuntansi Anggaran (Budgeting): Pengertian, Tujuan, dan Fungsi

0

Bernas.id – Beragam jenis akuntansi yang ada saat ini memiliki fungsi yang berbeda-beda termasuk akuntansi anggaran (budgeting). Tak hanya itu, fungsi di tiap-tiap jenis akuntansi juga memiliki peran masing-masing yang nantinya dapat saling berkolaborasi satu sama lain dalam perusahaan. Fungsi utama akuntansi sendiri yaitu melakukan pencatatan terhadap laporan keuangan yang ada di perusahaan.

Berbicara terkait anggaran, jenis akuntansi ini berkaitan dengan anggaran atau budget yang dikeluarkan oleh perusahaan selama kegaiatan operasional. Jadi, apa itu akuntansi anggaran yang dimaksud?

Baca juga: Inilah 10 Jenis Ilmu Akuntansi yang Ada di Perusahaan

Berikut ini penjelasan lengkap dan detail tentang akuntansi anggaran.

Pengertian Akuntansi Anggaran

Pengertian akuntansi anggaran

Ilmu akuntansi sendiri mempelajari tentang keuangan serta mengontrolnya agar perusahaan dapat memperoleh keuntungan yang diharapkan. Dengan adanya akuntansi ini, keuangan perusahaan akan menjadi lebih terjamin dan tersusun dengan rapih.

Berbicara tentang akuntansi budgeting, jenis akuntansi ini berfungsi untuk melindungi perusahaan dari kelebihan dana yang melebihi dari dana yang direncanakan sebelumnya atau disebut over budgeting.

Di samping itu, akuntansi anggaran merupakan salah satu cara agar dapat mengatur pengeluaran biaya perusahaan. Dengan begitu, segala hal atau kegiatan yang berkaitan dengan anggaran perusahaan dapat diawasi dengan baik.

Baca juga: 11 Jenis Profesi Akuntan di Indonesia dan Standar Kompetensinya

Tahapan Akuntansi Anggaran (Budgeting)

Dalam penyusunan akuntansi biaya terdapat beberapa tahapan. Berikut ini adalah tahapan-tahapan tersebut :

1. Pengesahan Anggaran

Dalam hal ini, pengesahan anggaran ini harus sesuai dengan dana yang sudah direncanakan sebelumnya di dalam perusahaan.

2. Penerapan Anggaran Hingga Tutup Buku

Penerapan anggaran dalam akuntansi ini diberlakukan hingga masa tutup buku tahunan di perusahaan.

3. Hasil Perencanaan Anggaran

Hasil ini dapat mempengaruhi anggaran yang dikelola oleh perusahaan, sehingga nantinya perencanaan anggaran yang ada dapat dilakukan dengan lebih efisien dan sesuai.

Baca juga: Dasar- dasar Akuntansi dan Pentingnya Akuntansi dalam Perusahaan

Perubahan Pada Akuntansi Anggaran

Akuntansi Anggaran (Budgeting)

Dalam implementasinya, akuntansi anggaran dapat mengalami perubahaan sesuai dengan kondisi perusahaan. Berikut ini adalah beberapa perubahan tersebut:

1. Perubahan Ruang Lingkup Akuntansi Anggaran

Akuntansi anggaran memiliki fungsi untuk membantu perusahaan dalam menentukan anggaran perusahaan yang nantinya dapat menyesuaikan antara anggaran yang sudah direncanakan sebelumnya dengan pengeluaran perusahaan.

Besarnya anggaran yang sudah ditentukan ini pasti dapat berubah sesuai dengan kondisi ruang lingkup yang ada dalam perusahaan. Contohnya berupa ruang lingkup pemasaran yang pastinya memiliki dana anggaran yang lebih besar. Maka dari itu, dana anggaran yang sudah direncanakan sebelumnya pasti akan terjadi perubahan agar tetap berjalan dengan lancar.

Baca juga: Inilah Pengertian Akuntansi Pajak, Fungsi, Prinsip, Jenis-Jenis, dan Aturan Sanksinya

2. Anggaran Baru yang Realistis

Pembuatan anggaran pada perusahaan tentu harus didasarkan pada pengetahuan dan keadaan yang sesuai dengan kondisi perusahaan. Pada kenyataannya, anggaran yang sudah direncanakan pastinya tidak selalu sesuai serta terlihat kurang efisien. Maka dari itu, dibutuhkan perubahan terkait rincian anggaran dana yang baru agar memberikan dampak yang lebih positif dan baik untuk kemajuan perusahaan.

3. Kurang Biaya Pada Aktivitas Tertentu

Anggaran terkadang mengalami perubahan jika perusahaan sedang mengalami kekurangan biaya dalam suatu produk atau proyeknya. Hal ini dapat terjadi karena perusahan kurang teliti di awal dalam menentukan anggaran dananya. Sehingga, dana yang dibutuhkan sangat berbeda dengan dana yang sudah dianggarkan sebelumnya.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Akuntansi Perbankan Konvensional dan Syariah

Tujuan dan Fungsi Akuntansi Anggaran

Tujuan dan Fungsi Akuntansi Anggaran

Peran dari akuntansi anggaran tidak lepas dari tujuan dan fungsi penggunaannya. Berikut ini adalah tujuan dan fungsinya di dalam perusahaan :

1. Perencanaan Kegiatan Perusahaan yang Baik

Kegiatan budgeting ini sangat memberikan pengaruh langsung berupa pengawasan terhadap segala kegiatan yang ada di perusahaan, baik itu proses produksi, pemasaran, dan sebagainya. Sistem akuntansi ini juga membuat anggaran yang ada di perusahaan terlihat lebih terarah dan sistematis.

Selain itu, kegiatan operasional perusahaan juga akan lebih terarah, jelas, dan berhati-hati dalam pelaksanaannya. Sehingga kinerja yang ada di perusahaan akan lebih baik dengan sistem pengawasan yang jelas, khususnya tentang anggarannya.

Baca juga: Akuntansi Pemeriksaan (Auditing): Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Kegiatannya

2. Meningkatkan Kemampuan Karyawan

Penerapan sistem akuntansi anggaran ini juga mampu membuat seluruh karyawan yang ada di perusahaan lebih berhati-hati dalam menentukan anggaran nantinya agar lebih sesuai dan tepat. Seluruh karyawan ini juga dapat memberikan evaluasi terkait pemasukan dan pengeluaran anggaran di perusahaan dengan baik.

Dengan adanya budgeting ini, para manajer nantinya dapat berlatih untuk mengambil keputusan secara lebih bijak terkait dana anggaran yang harus digunakan ataupun dihapuskan.

3. Mengawasi Performa Karyawan

Akuntansi ini dapat memantau karyawan terkait kemampuannya dalam menyusun anggaran perusahaan. Hal ini tentu sangat berdampak bagi performa karyawan di sana, terlebih lagi bagi karyawan yang belum mampu melakukan perencanan anggarannya dengan baik.

Suatu program atau proyek yang berjalan lancar tentu salah satunya dipengaruhi oleh perencanaan anggaran yang baik dan kompeten. Dengan begitu, hal ini dapat memotivasi para karyawan untuk dapat meningkatkan performanya dengan baik.

Baca juga: Program Beasiswa Terbaru UNMAHA bagi Calon Pengusaha

4. Pedoman Waktu Pelaksanaan

Penerapan budgeting di perusahaan juga dapat dimanfaatkan untuk mengatur jadwal program dengan baik dan tepat waktu. Dengan begitu, proyek atau program yang dilaksanakan oleh perusahaan dapat mencapai target yang sesuai serta selesai tepat waktu dan efisien. Sehingga nantinya, proyek yang dijalankan dapat berjalan sesuai dengan timeline yang ada dan tidak sampai terkena over budgeting.

Kesimpulan

Itu dia penjelasan lengkap mengenai akuntansi anggaran atau biasa disebut budgeting. Jenis akuntansi ini menyusun dana anggaran yang akan digunakan oleh perusahaan agar dapat digunakan secara lebih efisien dan tepat. Sehingga, pelaksanaan kegiatan operasional perusahaan dapat terlaksana dengan baik serta memiliki alur keuangan yang lebih jelas dan terarah.

Baca juga: Rumah Jogja Murah DP 5 Persen Angsuran 20 Tahun

Leave A Reply

Your email address will not be published.