Berita Nasional Terpercaya

Pakar Genetik: Mutasi Virus Covid-19 Terus Terjadi

0

SLEMAN, BERNAS.ID – Masyarakat diminta untuk terus mematuhi protokol kesehatan (prokes) karena mutasi virus Covid-19 akan terus ada. Bahkan, belum lama India mengidentifikasi adanya varian virus Corona baru dengan tiga mutasi.

Dalam tsunami Covid-19 di India, ditemukan varian virus Corona B.1.618. Jenis Corona itu merupakan hasil evolusi dari mutasi ganda virus varian B.1.617.  

Pakar Genetik, dr Gunadi, SpBA, PhD mengatakan, mutasi virus Covid-19 akan terus berlangsung karena tidak akan pernah selesai. “Sifat mutasi perlu diwaspadai, tetapi tidak perlu khawatir dengan tetap menerapkan prokes,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Ia pun mengimbau agar masyarakat tetap patuh menjalankan protokol kesehatan (prokes) meski sudah menerima vaksin. Sebab, risiko infeksi masih dapat terjadi.

Ia juga mengabarkan kalau varian corona baru dengan tiga mutasi dari India sampai saat ini belum terdeteksi di Indonesia. Namun, ia tak memungkiri ke depannya akan muncul karena varian Inggris B.1.1.7 sudah terdeteksi. “Peluang terjadinya transmisi virus corona varian baru ini bisa terjadi karena mobilitas masyarakat yang tinggi dan penerapan prokes di masyarakat yang rendah,” ujarnya. 

“Jangan longgarkan prokes meski sudah divaksin karena masih bisa terinfeksi. Hal itu untuk mencegah agar Indonesia tidak seperti India. Perlu disiplin terhadap prokes,” terangnya.

Sampai saat ini, lanjut Gunadi, belum ada penelitian terhadap tripel mutasi. Dari varian B.1.618 yang perlu diwaspadai, yaitu mengandung tiga mutasi pada receptor binding domain (RBD) protein S yang berikatan langsung dengan sel inang manusia yaitu E484Q, L452R, dan V382L.

Mutasi E484Q terletak pada lokasi yang sama dengan mutasi E484K yang dideteksi pada varian Afrika Selatan dan Brazil. Sehingga, mutasi E484Q diduga mempunya sifat yang sama dengan E484K yaitu bisa menghindari sistem kekebalan tubuh manusia. (jat

Leave A Reply

Your email address will not be published.