Berita Nasional Terpercaya

Beli Mobil Baru? Yuk Pelajari Cara Menghitung Biaya Kreditnya!

0

Mobil sudah menjadi suatu kebutuhan bagi beberapa keluarga di Indonesia.  Dibanding menggunakan fasilitas umum, menggunakan mobil pribadi dirasa lebih praktis, aman, dan hemat. 

Dalam membeli sebuah mobil, ada beberapa pertimbangan yang harus diambil. Salah satunya, yaitu memilih mobil baru lebih baik daripada membeli mobil bekas pakai. Hal ini dikarenakan kondisi mobil baru tidak memerlukan banyak biaya perawatan. 

Akan tetapi, harga mobil baru yang cukup mahal menjadi kendala tersendiri bagi masyarakat pada umumnya. Sehingga membeli mobil secara kredit merupakan alternatif pembayaran yang cukup menarik.

Tidak boleh asal langsung beli, ada beberapa hal yang dapat dijadikan bahan pertimbangan. Di antaranya uang muka membeli mobil, biaya pajak pembelian, nominal angsuran serta berapa lama tenor pembayarannya. Sebelum Anda memutuskan ingin membeli mobil, ada baiknya mempelajari cara perhitungan angsuran kreditnya seperti berikut:

 

Kenali Apa Itu KKB  

Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) merupakan fasilitas pembeliaan kendaraan seperti mobil, truk, dan motor dengan cara kredit yang ditawarkan oleh multifinance atau bank. Tidak terbatas pada kendaraan baru, KKB juga disediakan untk kendaraan bekas pakai. Tenor yang ditawarkan beragam mulai dari satu tahun hingga lima tahun.

 

Syarat KKB  

Untuk dapat memanfaatkan fasilitas KKB ada beberapa syarat yang harus dipenuhi :

  1. WNI dan berdomisili di Indonesia
  2. Usia minimum 21 tahun maksimum 55 tahun
  3. Memiliki pekerjaan dan berpengahasilan min Rp 2.500.000,00
  4. Fotokopi NPWP, KTP, BUKU TABUNGAN, PBB, dan Tagihan Listrik

 Baca juga: Investasi Tanah Pasti Untung di Jonggol, Begini Potensinya

 

Komponen Perhitungan Kredit Mobil Baru

Komponen Perhitungan Kredit Mobil BaruKredit mobil atau beli mobil bekas ada kelebihan dan kekurangannya (foto: lifepal)

Sebelum melakukan perhitungan terhadap angsuran kredit mobil baru, ada beberapa komponen yang harus diperhatikan terlebih dahulu :

Harga Mobil

Hal pertama yang harus diketahui adalah berapa harga pasaran mobil yang akan dibeli. Meskipun rata-rata harga yang ditawarkan sama, namun tidak ada salahnya membeli mobil dengan harga yang paling menjanjikan.

 

Uang Muka 

Setiap bank atau multifinance yang menawarkan KKB pasti memiliki penawaran yang berbeda-beda. Sebelum memutuskan untuk mengajukan kredit, pilihlah yang menawarkan uang muka yang dapat diseduaikan dengan budget Anda. Bisa 25% atau 50% dari harga mobil. Semakin besar uang muka, maka semakin kecil pula angsuran yang harus dibayarkan setiap bulannya.

 

Jangka Waktu (Tenor)

Tenor atau masa bayar yang panjang memang dapat membuat angsuran yang dibayarkan setiap bulan menjadi kecil, namun bukan berarti ini merupakan satu hal yang baik. Justru semakin panjang masa bayar maka semakin lama mobil tersebut lunas. Dengan membayar angsuran dalam tempo yang panjang justru akan memicu rasa tertekan dan stress yang tidak baik untuk kesehatan.

 

Suku Bunga

Selain harga mobil, suku bunga yang ditawarkan oleh bank atau multifinance menjadi salah satu hal yang penting. Pilihlah suku bunga tetap dibanding yang fluktatif karena akan mempengaruhi jumlah angsuran yang berbeda tiap bulannya.

 

Biaya Lain-Lain

Pertimbangan terakhir adalah mengenai biaya lain-lain yang kadang tidak terlihat seperti biaya provisi, biaya asuransi, dan biaya administrasi. Biaya tersebut biasanya masuk kedalam angsuran namun jarang diperhatikan oleh nasabah saat memutuskan untuk mengajukan kredit.

 

Cara Perhitungan Kredit Mobil Baru

Rumus:

  • Plafon pinjaman = Harga mobil-Uang Muka
  • Jumlah cicilan per bulan = Angsuran pokok per bulan + angsuran bunga per bulan
  • Angsuran pokok per bulan = Plafon pinjaman / Tenor
  • Angsuran bunga per bulan = (Plafon pinjaman x Suku bunga) / 12
  • Pembayaran pertama kali = Uang muka + Angsuran pertama + Asuransi (Persen dari harga Mobil) + Provisi (Persen dari plafon pinjaman) + Polis Asuransi + Administrasi
  • Plafon pinjaman : Rp 150.000.000-Rp 45.000.000 (DP 30% dari Harga Mobil) = Rp 105.000.000
  • Angsuran pokok per bulan: Rp 105.000.000 / 60 bulan = Rp 1.750.000
  • Angsuran bunga per bulan: (Rp 105.000.000 x 4.8%) / 12 = Rp 420.000
  • Jumlah cicilan per bulan: Rp 1.750.000 + Rp 420.000 = Rp 2.170.000
  • Pembayaran pertama kali: Rp 45.000.000 + Rp 2.170.000 + Rp 7.500.000 (5% dari Rp 150.000.000) + Rp 525.000 (0.5% dari  Rp 105.000.000) + Rp 40.000 + Rp 700.000 = Rp 55.935.000

Jadi, jumlah pembayaran pertama yang harus dilakukan oleh nasabah adalah Rp 55.935.000 dengan cicilan per bulannya sebesar Rp2.170.000 selama 5 tahun.

Baca juga: Cara Membeli Rumah Subsidi dengan Over Kredit

Leave A Reply

Your email address will not be published.