Berita Nasional Terpercaya

BMKG: Ada Peningkatan Kegempaan di Pesisir Selatan Jawa

0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menyebutkan ada temuan peningkatan signifikan aktivitas kegempaan di wilayah pesisir Selatan pulau Jawa pada bulan Mei 2021.

Dipaparkan Dwikorita dalam siaran pers tertulisnya, peningkatan kejadian gempa pada bulan ini terjadi setelah guncangan gempa yang muncul pada bulan April lalu di Selatan Jawa Timur. Atas kejadian tersebut, dia juga mengingatkan pemerintah daerah di sepanjang pesisir selatan Jawa untuk mewaspadai situasi itu.

“Pemda untuk segera memastikan konstruksi bangunan di pesisir selatan Jawa, terutama fasilitas publik, seperti gedung sekolah, dan perkantoran terkait kesesuaian dengan standar bangunan tahan gempa,” ungkap Dwikorita, Sabtu (22/5/2021).

Langkah itu, lanjut Dwikorita dimaksudkan untuk mengantisipasi peningkatan gempa bumi, yang berdasarkan sejarah kegempaan di wilayah tersebut dapat melampaui magnitudo 6 dan potensi tsunami.

Baca Juga : BMKG: Aktivitas Gempa Bumi Meningkat 11 Ribu Kali

“Kedatangan gempa besar tersebut tidak bisa dipastikan kapan terjadinya. Meskipun begitu situasi ini tidak perlu ditanggapi dengan kepanikan,” katanya.

Bahkan menurutnya, gempa bumi merupakan alarm untuk semuanya menyiapkan aspek keselamatan bangunan dan evakuasi apabila skenario terburuk terjadi. 

Sementara, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno mengatakan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat subduksi lempeng Indo-Australia yang menghujan lempeng Eurasia. 

Ditambahkan Bambang, BMKG semula menyatakan gempa yang berpusat di laut sekitar 57 kilometer arah tenggara Kabupaten Blitar di kedalaman 110 kilometer ini berkekuatan magnitudo 6,2. Namun kemudian angka tersebut dimutakhirkan menjadi magnitudo 5,9.

“Menurut hasil monitoring BMKG, hingga pukul 20.00 WIB terjadi dua kali gempa bumi susulan dengan magnitudo 3,1 dan 2,9 setelah gempa dengan magnitudo 5,9 di Blitar,” tambahnya.

Sementara Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengungkapkan melalui pengamatan hingga pukul 23.00 WIB tercatat empat kali aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo berkisar antara 2,7 dan 3,1. (cdr)

Leave A Reply

Your email address will not be published.