Berita Nasional Terpercaya

Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP): Pengertian, Rumus, dan Tahapannya

0

Bernas.id – Dalam bisnis, memahami dan menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) adalah kewajiban pebisnis. Tujuannya agar pebisnis mengetahui laporan laba rugi dan taksiran keuntungan bisnisnya di masa depan, untuk efektivitas manajemen finansial, dan pembukuan keuangan dengan rapi.

Manajemen keuangan tersebut penting untuk mempertahankan jalannya usaha. Dengan pembukuan yang rapi dan teratur, suatu usaha lebih mudah dioperasikan. Laba ruginya juga terukur sehingga cenderung lebih berhasil daripada usaha yang dijalankan secara serampangan.

Salah satu perhitungan penting yang harus diketahui pebisnis adalah kalkulasi Harga Pokok Penjualan (HPP). Perhitungan HPP berguna untuk merencanakan produksi barang dan penjualan, serta juga sebagai evaluasi realistis terhadap biaya produksi komoditas usaha tersebut.

Dalam kajian akuntansi keuangan, definisi HPP adalah perhitungan untuk menggambarkan dana yang dihasilkan barang produksi, sekaligus penjualannya dalam kegiatan bisnis.

Perhitungan HPP mencakup biaya bahan baku, penggajian tenaga kerja, biaya modal awal, namun belum termasuk biaya penjualan, iklan, dan riset pengembangan.

HPP sering kali digunakan dalam laporan laba rugi. Dengan memahami HPP, unit usaha dapat mengetahui perkiraan margin penjualan, prediksi laporan keuntungan dan lain sebagainya. 

Baca juga: Tertarik Menjadi CEO atau Owner? Simak Perbedaan Keduanya

Artinya, HPP adalah perhitungan biaya keseluruhan produksi yang harus dikeluarkan unit usaha, baik secara langsung atau tidak langsung untuk memproduksi suatu barang atau jasa.

Empat Tahap Menghitung HPP

Untuk menghitung HPP, terdapat empat tahap yang harus dilewati hingga memperoleh HPP. Tahapan tersebut terdiri dari (1) menghitung biaya bahan baku; (2) menghitung biaya produksi; (3) menentukan harga pokok produksi; dan (4) menghitung harga pokok penjualan (HPP).

Penjelasan empat tahapan tersebut adalah sebagai berikut:

1.    Menghitung Biaya Bahan Baku
Bahan baku adalah barang mentah yang belum diolah menjadi produk jadi. Perhitungan biaya bahan baku mencakup seluruh biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh bahan baku tersebut, mencakup harga bahan, ongkos angkut, biaya penyimpanan, dan sebagainya.

Cara menghitung biaya bahan baku dapat dilakukan dengan rumus berikut:

Biaya Bahan Baku = Saldo Awal Bahan Baku + Pembelian Bahan Baku – Saldo Akhir Bahan Baku

Menghitung HPP biaya bahan baku

2.    Menghitung Biaya Produksi
Setelah memperoleh perhitungan biaya bahan baku, proses selanjutnya adalah menghitung biaya produksi. Proses produksi yang dihitung adalah biaya bahan mentah dan dana untuk mengolahnya hingga menjadi barang yang siap dipasarkan. 

Biaya produksi ini mencakup biaya bahan baku, penggajian tenaga kerja, dan modal awal (overhead). Rumusnya adalah sebagai berikut:

Biaya Produksi = Biaya Bahan Baku + Biaya Tenaga Kerja Langsung + Biaya Overhead Produksi

Menghitung biaya produksi HPP

3.    Menentukan Harga Pokok Produksi
Tahap ketiga untuk menghitung harga pokok penjualan adalah dengan menentukan harga pokok produksi terlebih dahulu. Cara penghitung harga pokok produksi ini adalah dengan menjumlahkan biaya produksi dan saldo awal persediaan barang kemudian dikurangi saldo akhir persedian barang. 

Baca juga: Inilah Beberapa Cara Penting untuk Mengatur Keuangan Bulanan

Istilah keuangan dalam perhitungan harga pokok produksi adalah cost of good manufactured (COGM) yang dikalkulasi dengan rumus sebagai berikut:

Harga Produksi = Total Biaya Produksi + Saldo Awal Persediaan Barang – Saldo Akhir Persediaan Barang

menghitung HPP

4.    Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP)
Setelah tiga tahap di atas dilakukan, barulah HPP dapat dihitung. Cara kalkulasinya adalah dengan menjumlahkan harga pokok produksi dengan persediaan barang awal kemudian dikurangi persediaan barang akhir. Rumusnya adalah sebagai berikut:

Harga Pokok Penjualan (HPP) = Persediaan Barang Awal + Harga Pokok Produksi – Persediaan Barang Akhir

Saat ini, perhitungan HPP dapat dilakukan dengan bantuan perangkat lunak penghitung HPP, seperti I-Smart, Harmony,  Zahir Accounting, dan sebagainya.

Menghitung cost of good sold HPP

Leave A Reply

Your email address will not be published.