Berita Nasional Terpercaya

ADWI, Momen Kebangkitan Pariwisata dari Desa di Masa Pandemi

0

SLEMAN, BERNAS.ID – Sandiaga Salahudin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI akan memulai kebangkitan pariwisata dimulai dari desa wisata di masa Pandemi Covid-19. Desa wisata harus mampu membuka peluang ekonomi dengan terbukanya lapangan kerja yang seluas-luasnya.

Sandiaga menegaskan desa wisata akan menjadi andalan Kemenparekraf untuk mendongkrak pariwisata di masa pandemi Covid-19. “Desa wisata bisa menjadi simbol dan semangat kebangkitan ekonomi nasional dan mampu mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat,” jelasnya, Sabtu (5/9/2021).

Lanjut tambahnya, Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 menjadi salah satu program pengembangan kepariwisataan Indonesia yang sedang digalakkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI. “Program ini diharapkan mampu mewujudkan visi Indonesia sebagai negara tujuan pariwisata berkelas dunia, berdaya saing, berkelanjutan, dan mampu mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Sehari sebelumnya, Jumat (5/6/2021), ia menceritakan telah melaksanakan acara promosi dan sosialisasi Desa Wisata di Desa Candirejo, Magelang, Jawa Tengah. Artis ibukota seperti Ananda Omesh (Omesh) selaku Public Figure dan Mitty Zasia seorang penyayi dan youtuber membawakan ulang lagu-lagu hits nasional maupun internasional yang mengeksplore keindahan alam dalam setiap video cover lagu dengan ditonton lebih dari 8 juta kali.

ADWI 2021 mengusung 7 kategori penilaian bagi desa wisata pendaftar, seperti CHSE, Desa Digital, Souvenir (Kuliner, Fesyen, Kriya), Daya Tarik Wisata (Alam, Budaya, Buatan), Konten Kreatif, Homestay dan Toilet. “Harapannya kategori itu, akan mendorong berkembangnya desa wisata menjadi wisata berkelanjutan dan sebagai bahan untuk meningkatkan kualitas yang dapat diikuti oleh semua desa di Indonesia,” kata Sandiaga.

Sandiaga juga menjelaskan tujuan sosialisasi dan kampanye program “Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021” agar dari 57.000 desa di seluruh Indonesia tergerak untuk mendaftarkan desanya. Kegiatan sosialisasi Desa Wisata ini juga bertujuan untuk memberikan arahan kepada desa-desa wisata di Indonesia dari segi digitalisasi ataupun dari segi protokol kesehatan.

Melalui ADWI, Sandiaga juga berharap akan terkumpul database informasi dari desa wisata yang mendaftar dan ikut berpartisipasi. “Sebab, pengisian pendaftaran anugerah desa wisata telah disinkronisasikan dengan sistem jejaring desa wisata (Jadesta) yang saat ini sedang dikembangkan,” imbuhnya.

“Selain itu, juga dapat menjadi daya ungkit bagi ekonomi desa dan sebagai wahana promosi untuk menunjukkan potensi desa-desa wisata di Indonesia kepada wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Serta mendorong daerah untuk dapat menciptakan desa wisata-desa wisata baru di wilayahnya untuk membangkitkan ekonomi desa,” jelasnya.

Proses Pelaksanaan kegiatan tersebut akan dilaksanakan, yaitu (1) Kegiatan promosi, 30 April-25 Juni 2021, (2) Registrasi Online, 7 Mei 2021-26 Juni 2021, (3) Promosi regional, 20 Mei 2021-24 Juni 2021, (4) Kurasi, 28 Juni 2021-2 Juli 2021, (5) Pembekalan, 5 Juli 2021-16 Juli 2021 secara Online, (6) Penentuan 50 Desa terbaik: 16 Agt 2021-20 Agt 2021, (7) Visitasi: 23 Agt 2021-12 Nov 2021, (8) Penentuan 10 Besar: 15 Nov 2021-19 Nov 2021, (9) Penentuan 4 Besar: 22 Nov-3 Des 2021, dan (10) Malam Puncak, 7 Des 2021 untuk pengumuman 4 desa terbaik dan 1 desa terfavorit. (jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.