Berita Nasional Terpercaya

Polda DIY Vaksinasi Massal Masyarakat Jogja Serentak

0

SLEMAN, BERNAS.ID – Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) menggelar vaksin massal di tiga lokasi dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-75. Tiga lokasi vaksinasi massal dilaksanakan di Sleman City Hall (SCH), Lapangan Parkir Stadion Maguwoharjo Sleman, dan RS Bhayangkara Kalasan.

Kapolda DIY Irjen Pol, Asep Suhendar mengatakan, vaksinasi massal digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Tak hanya Polda DIY, vaksinasi massal juga digelar jajaran polres atau polresta di wilayah masing-masing. “Kita telah menyiapkan 13 ribu vaksin untuk hari ini,” jelasnya saat meninjau vaksinasi massal, Sabtu (26/6/2021).

Ia tak memungkiri animo masyarakat yang tinggi untuk mengikuti vaksinasi. “Sangat antusias, ini dapat dilihat dari saat dibuka, hanya sekejap kuota 3.000 vaksin untuk Polda DIY sudah terpenuhi,” ujarnya. 

Baca Juga : Jokowi: Target Vaksinasi Covid-19 Naik Jadi 2 Juta Dosis per Hari

“Sesuai harapan kita. Semoga dengan antusiasme ini herd immunity kita terbentuk sehingga wabah Covid-19 ini bisa kita lalui,” imbuhnya berharap.

Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto menyampaikan vaksinasi massal tidak hanya dilaksanakan hari ini. Namun, juga akan dilaksanakan selama tiga hari, mulai hari Senin (28/6/2021) di Sleman City Hall.

“Hal ini dilakukan mengingat animo dari pendaftar vaksin yang sangat banyak, seningga dilakukan penambahan. Lusa, kita kembali melakukan vaksinasi,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Divisi JPW (Jogja Police Watch), Baharuddin Kamba menyayangkan adanya dugaan kerumunan massa pada program vaksinasi massal yang digelar oleh Polres Gunungkidul, DIY di sekitar komplek GOR Siyono, Sabtu (26/6/2021).

“Sangat menyayangkan terjadi kerumunan massa. Hal ini diduga pihak penyelenggara dalam hal ini Polres Gunungkidul tidak terjadi koordinasi dan persiapan dengan baik,” tuturnya.

Ia pun mendorong adanya proses hukum terhadap penyelenggara vaksinasi massal ini. Menurutnya, jangan sampai Aparat Penegak Hukum (APH) sebagai penyelenggara tidak tersentuh oleh hukum. “Propam Polda DIY segera memeriksa,” tuturnya. (jat

Leave A Reply

Your email address will not be published.