Berita Nasional Terpercaya

Vaksinasi yang Abai Prokes Diduga Menjadi Pemicu Naiknya Kasus

0

SLEMAN, BERNAS.ID – Epidemiolog, Bayu Satria menyebut peningkatan angka positif Covid-19 dua bulan terakhir karena tak dipatuhinya protokol kesehatan (prokes) oleh masyarakat. Selain itu, juga tidak berhubungan dengan gencarnya vaksinasi.

Bayu menyatakan lonjakan kasus positif Covid-19 akhir-akhir ini karena masyarakat yang abai dengan protokol kesehatan. “Vaksinasi yang tidak terkendali mungkin menyebabkan protokol kesehatan tidak bisa dijaga,” katanya, Minggu (25/7/2021).

Baca juga : Panglima TNI Sidak FKDC Asrama Haji Yogyakarta

Lanjut tambahnya, jumlah kasus yang tinggi karena kemungkinan sudah terjadi sejak lama, tapi tidak terpantau karena jumlah testing yang minim. “Kita tidak pernah bisa cukup testingnya sehingga data yang ada itu tidak mencerminkan yang sebenarnya,” katanya.

Bayu menduga di bulan Juni sudah tinggi kasusnya, tapi banyak yang masih tidak terdeteksi. Ia juga menduga barangkali sejak Mei sudah banyak kasus yang tidak terdeteksi sehingga naik sangat tinggi di bulan Juli. 

Untuk itu, Bayu menyarankan agar Pemerintah gencar melakukan program vaksinasi agar kekebalan komunal bisa tercapai. Namun, jika laju vaksinasi harian masih rendah maka target bulan September untuk kekebalan komunal di Jawa Bali akan sulit. “Laju vaksinasi harian kita masih sangat rendah. Kecuali kita bisa 2 juta sehari,” katanya.

Terkait, tingginya kasus kematian pasien Covid-19 yang meninggal di rumah sakit dan isoman di rumah, Bayu mengimbau Pemerintah perlu memperbanyak lagi lokasi dan tempat isolasi mandiri terpusat agar bisa terpantau dengan baik. “Pasien dengan gejala berat bisa terpantau dengan baik karena bisa diskrining lebih awal bagi mereka yang mengarah ke gejala yang lebih berat,” tuturnya. (jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.