Berita Nasional Terpercaya

Pelaku Isoman Meningkat, Pemkot Jogja Harus Pastikan Anggaran Jadup Aman

0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Pemenuhan suplai logistik berupa jatah hidup (jadup) untuk warga Kota Yogyakarta yang tengah melakukan isolasi mandiri (isoman) mengalami peningkatan. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Yogyakarta, Maryustion Tonang mengatakan, dukungan logistik dari Pemkot Yogyakarta selama ini berjalan lancar. Ia mengakui beberapa hari terakhir mengalami lonjakan suplai logistik, seiring melonjaknya warga yang terpapar virus covid-19.

“Yang pasti bahwa tingkat konsumsi warga yang memanfaatkan program ini meningkat luar biasa, naik signifikan,” ujar Maryustion, Kamis (1/7/2021).

Maryustion tidak memberikan penjelasan seberapa besar peningkatan permintaan konsumsi. Ia hanya menyampaikan harapannya dengan suplai konsumsi warga tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang tengah melakukan isoman.

Menurut Maryustion, warga melakukan isoman berdasarkan atas assesment ataupun rekomendansi dari Puskesmas setempat. Ia mengakui, ada kendala dalam proses pencairan jadup yang dikerjasamakan kepada kelompok ekonomi Gandeng-Gendong. Terjadi keterlambatan teknis terkait proses administrasinya.

Baca Juga : DPRD Minta Walikota Harus Hadir Atasi Lonjakan Kasus Covid-19

“Yang jelas untuk pemenuhan jadup tetap berjalan walaupun ada kendala. Kami sampaikan mohon dimaklumi keterlambatan pencairannya, karena banyak personil ataupun petugas dari kami yang juga sedang melakukan isoman. Sebab bagaimanapun kami juga harus memperhatikan prokes dalam menjalankan program ini,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Pansus Pengawas Penanganan Covid-19 DPRD Kota Yogyakarta, Nurcahyo Nugroho mengungkapkan, saat ini warga masyarakat sudah melakukan inisiatif gotong royong secara swadaya bila ada warganya yang melakukan isoman. Namun Pemkot Yogyakarta juga harus memastikan bahwa anggaran jadup tetap ada karena sebagai bentuk kehadiran Pemkot di masyarakat. “Jangan sampai anggaran ini kehabisan seperti beberapa waktu sebelumnya,” ucap politisi PKS ini.

Nurcahyo juga memberikan masukan agar Dinsos Kota Yogyakarta menambah personil verifikasi berkas pengajuan jadup, supaya mempermudah dalam proses verifikasi dan sebisa mungkin dapat dilakukan secara online.

“Sementara itu untuk pembayaran terhadap pelaku Gandeng Gendong yang melayani pelaksanaan jadup bisa segera dicairkan, setelah H+2 setelah diajukan,” katanya. (cdr)

Leave A Reply

Your email address will not be published.