Berita Nasional Terpercaya

Positif Covid, Gibran: Saya Tetap Kerja

0

SOLO, BERNAS.ID – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menyampaikan kepada wartawan bahwa dirinya telah dinyatakan positif covid-19. Dalam pertemuan daring dengan wartawan pada hari Rabu (14/7), Gibran mengatakan bahwa ia sempat dinyatakan melalui hasil tes antigen. Akan tetapi, tes PCR yang diambil setelahnya menyatakan menunjukkan bahwa putra sulung Presiden Joko Widodo positif Covid-19. 

“Kebetulan kemarin saya antigen negatif,” kata Gibran. “Saya tidak percaya kemudian saya cek RSBK untuk PCR dan hasilnya positif.”

Gibran mengaku tidak menunjukkan gejala infeksi sehingga dirinya termasuk dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Sementara itu, orang-orang terdekat Gibran seperti istrinya, Selvi Ananda, dan anak dinyatakan negatif. 

Baca juga: DPR Merengek ke Menkes: Papa Minta ICU

“Hasil keluar Senin pagi saya langsung memisahkan diri. Alhamdulillah, ajudan, sopir negatif semua. Saya suruh tiap hari muter bagikan sembako, kita masih kerja 24 jam untuk warga Solo,” ucapnya. “Saya sendiri dalam keadaan sehat tanpa gejala apapun. Aktivitas biasa, memonitor dari jauh.”

Gibran menekankan bahwa situasi ini tidak menghambat dirinya untuk tetap mengutamakan pelayanan bagi warga. Gibran berjanji akan secara ketat melakukan isolasi mandiri, serta tetap menjalankan kewajibannya sebagai walikota. 

Gibran juga mengingatkan kepada jajarannya agar kegiatan administratif tetap berjalan dengan normal, meskipun semuanya dilakukan dalam ranah daring. 

Baca juga: Vaksinasi Covid untuk Anak, DPRD Kota Jogja Siap Mengawal untuk Selamatkan Generasi Bangsa

“Saya garisbawahi, selama saya isolasi saya bekerja. Nota-nota dinas tetap saya jalankan, rapat-rapat tetap berjalan, Jumat rapat paripurna via Zoom. Mudah-mudahan ketua dewan mengizinkan,” tuturnya. 

Pemerintah Kota Solo merupakan salah satu wilayah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dari tanggal 3-20 Juli. Kota Solo diketahui masuk dalam kategori 4 dari evaluasi PPKM Darurat, sehingga kegiatan masyarakat dibatasi dengan cukup ketat. Meskipun demikian, beberapa mal dan pusat perbelanjaan tetap buka karena pemkot beranggapan tempat-tempat tersebut merupakan sektor esensial. 

Leave A Reply

Your email address will not be published.