Berita Nasional Terpercaya

PHRI DIY Beri Peringatan Pelaku Usaha Pelanggar Aturan PPKM

0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – DPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY berkomitmen untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku, dengan memberikan peringatan kepada pelaku usaha hotel yang melanggar aturan. Ini tetap dilakukan meski hotel mengalami dampak yang cukup berat selama penerapan PPKM.

“Sekarang ada aturan baru yaitu kewajiban bagi tamu hotel untuk menunjukkan sertifikat vaksinasi selain surat bebas COVID-19 dari hasil PCR atau rapid test antigen,” kata Ketua PHRI DIY Deddy Pranawa Eryana, Kamis (19/8/2021).

Walau demikian, menurut Deddy ada beberapa pelaku usaha anggota PHRI DIY yang kedapatan melanggar aturan tersebut yaitu mengizinkan tamu untuk menginap tanpa mengecek kelengkapan syarat yang dibutuhkan.

“Biasanya hanya dicek hasil rapid antigen saja dan langsung diizinkan untuk menginap tanpa diminta untuk menunjukkan sertifikat vaksinasi,” katanya.

Baca juga: PHRI DIY Harapkan Kebijakan yang Mampu Meringankan Beban

Deddy menyebut, pelanggaran terjadi karena aturan baru saja diterbitkan dan belum banyak disosialisasikan kepada pelaku usaha jasa akomodasi sehingga banyak yang belum mengetahui dan memahaminya.

“Kami kemudian menurunkan Satgas COVID-19 PHRI untuk mengecek dan memberikan SP (surat peringatan) 1 kepada pelaku usaha. Ini masih tergolong pelanggaran ringan,” jelasnya.

Ia meneruskan, jumlah pelaku usaha perhotelan yang menerima SP 1 karena melanggar aturan tersebut tidak banyak, kurang dari 10 pelaku usaha.

Setelah menerima SP 1, pelaku usaha diminta untuk memperbaiki mekanisme penerimaan tamu agar sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.

“Sudah kami cek kembali dan semuanya mematuhi aturan yang berlaku,” katanya sambil menegaskan siap mencabut sertifikasi CHSE apabila pelaku usaha tetap melanggar aturan. (den)

Leave A Reply

Your email address will not be published.