Berita Nasional Terpercaya

Yenny Wahid Salurkan Bantuan Covid-19 dari Sleman

0

SLEMAN, BERNAS.ID – Yenny Wahid menyerahkan bantuan unit ambulans dan logistik untuk pencegahan dan penanggulangan Covid-19 untuk 15 desa dan kelurahan dari Peace Village, Desa Taraman, Ngaglik, Sinduharjo, Sleman, DIY. Pemberian bantuan dilatarbelakangi tingginya kasus Covid-19 oleh warga desa atau kelurahan damai dampingan Wahid Foundation.

Bantuan Wahid Foundation ini didukung oleh UN Women, yang memiliki rencana aksi fokus pada pencegahan dalam penanganan pandemi Covid-19. Ada sebanyak 15 Desa/Kelurahan Damai yang ada di tiga provinsi yakni Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur yang mendapatkan beragam bantuan dari Wahid Foundation.

Yenny Wahid, selaku Direktur Wahid Foundation menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan tiga Desa Damai, meliputi Jetis, Gemblegan dan Nglinggi. Ketiga desa ini berada di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Ia berharap nantinya bantuan dapat memberikan manfaat dan meringankan beban warga yang terdampak pandemi Covid-19.

“Harapan ke depan semua bantuan bisa meringankan sedikit beban warga yang terdampak pandemi Covid-19. Peralatan serta prasarana yang diberikan pun bisa dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang dan dengan sebaik-baiknya,” katanya, Rabu (25/8/2021).

Baca Juga: Yenny Wahid Wanti-wanti Jokowi Jangan Sepelekan Aksi Demonstrasi Mahasiswa

Bantuan berupa satu unit mobil ambulans lengkap dengan sirene, tandu, dan tabung oksigen untuk Desa Nglinggi. Sementara bantuan untuk warga Desa Gemblegan dan Jetis, berupa 445 paket logistik (beras, minyak goreng, telur, gula, vitamin, dan hand sanitizer), 44 set APD, 2 set tabung oksigen, 4 buah oksimeter, 2 buah tensimeter, 5 set kasur busa dan penyekat ruangan isoman, 4 unit alat semprot elektrik, 40 jerigen disinfektan, 20 ribu buah masker dan 5 unit tempat cuci tangan portable untuk warga Desa Gemblegan dan Jetis. Bantuan berupa satu unit mobil ambulance juga diberikan kepada Kelurahan Candirenggo, Malang.

Yenny mengatakan, Desa Damai merupakan program yang diprakarsai Wahid Foundation dan didukung UN Women untuk mempromosikan kesejahteraan, kesetaraan dan penghormatan terhadap keberagaman masyarakat tingkat desa/kelurahan.

Menurutnya, Program Desa Damai mendorong peran perempuan sebagai aktor perdamaian dalam mengembangkan kohesi sosial dan memperkuat daya tahan masyarakat dalam ekonomi, sosial dan budaya. “Desa Damai menggunakan pendekatan lintas sektor, seperti pemberdayaan ekonomi berkelanjutan, mekanisme pembangunan berkelanjutan dan penguatan peran perempuan,” ujarnya.

Sampai saat ini, sebanyak 14 desa/kelurahan sudah melakukan deklarasi desa damai dari total 31 desa/kelurahan yang menjadi dampingan Wahid Foundation. (jat) 

Leave A Reply

Your email address will not be published.