Berita Nasional Terpercaya

Kelurahan Sinduharjo Menjadi Desa Damai Pertama di Sleman

0

SLEMAN, BERNAS.ID – Di hari perdamaian dunia, Kelurahan Sinduharjo Ngaglik Sleman melakukan deklarasi sebagai desa damai, Selasa (21/9/2021). Kelurahan Sinduharjo menjadi desa damai yang pertama di Sleman dan Yogyakarta.

Deklarasi damai ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid dan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo. Selain itu, juga ditandai dengan pelepasan burung merpati.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengapresiasi Desa Sinduharjo Ngaglik Sleman menjadi Desa Damai pertama di Sleman dan Yogyakarta. Ia pun memastikan bahwa perdamaian menjadi suatu hal yang sudah diterapkan di Sleman karena masyarakatnya memang suka damai.

“Dengan deklarasi desa damai, mulai dari Sinduharjo, tidak akan pernah ada konflik-konflik, baik itu agama atau apapun. Nanti juga akan ada banyak pemberdayaan buat masyarakat di desa damai,” tuturnya.

Ia mengatakan di desa damai, akan banyak dilakukan pendampingan untuk memberdayakan para perempuan. “Harapannya, nanti dari perempuan, perdamaian akan muncul dari sana,” ucapnya.

Baca Juga: Yenny Wahid Salurkan Bantuan Covid-19 dari Sleman

Yenny Wahid, Direktur Wahid Foundation mengatakan desa damai merupakan hasil kerjasama Wahid Foundation dengan PBB, UN Women. Ia menyebut dengan desa damai akan bisa menguatkan ketahanan desa untuk menghadapi berbagai macam tantangan kehidupan.

“Ada tiga pilar di dalam desa damai. Pertama, pilar ekonomi, kekuatan ekonomi dengan memberi pelatihan-pelatihan ekonomi. Kedua, pilar kerukunan dan kehidupan sosial lebih harmonis, yaitu bagaimana masyarakat bisa lebih menghargai keberagaman dan kebhinekaan, lalu bisa menciptakan komunitas yang damai. Ketiga, pilar penguatan perempuan, kita mendukung dengan program pelatihan yang lebih intensif,” bebernya.

Yenny mengatakan dengan adanya deklarasi itu muncul komitmen. “Kalau sudah ada niat, akan bisa dijalankan walaupun ada hambatan dan tantangan. Sebab, deklarasi itu, komitmen semua pihak yang terlibat untuk mewujudkan masyarakat yang makmur, sejahtera, rukun, guyub, dan kuat, serta menghargai perbedaan,” ujarnya.

“Setelah Sinduharjo, rencanya akan deklarasi damai di Desa Tipes Solo nanti bulan Oktober,” imbuhnya

Yenny mengatakan pogram desa damai ini sudah berjalan selama 4 tahun. “Dari 30 desa yang tergabung di Jawa Tengah dan Jawa Timur, telah ada 16 desa yang sudah deklarasi desa damai,” tukasnya. (jat) 

Leave A Reply

Your email address will not be published.