Berita Nasional Terpercaya

Dari Google Android 1.0 ke Android 12, Begini Cara Google Berevolusi Selama Lebih Dari Satu Dekade

0

Google Android telah berkembang secara signifikan sejak pertama kali dirilis pada tahun 2008. Evolusi dan perubahan Google mengubah gaya hidup internet dunia.

Pada tahun 2008, Google Android jadi sistem operasi HP HTC Dream milik vendor T-Mobile. 

Sejak saat itu hingga sekarang, popularitas Google Android jadi mendominasi. Mengalahkan sistem operasi iOS Apple.

Android dibuat pada tahun 2003 oleh Andy Rubin. Pada awalnya, Android diproyeksikan sebagai sistem operasi untuk kamera digital.

Akan tetapi, Andy Rubin cepat menyadari bahwa pasar sistem operasi kamera digital tidak terlalu besar. Maka ia dan jajaran manajemen Android mengalihkan fokus perhatiannya ke smartphone.

Pada tahun 2005, Google mengakuisisi perusahaan Android Inc. Aksi pembelian ini dianggap para pakar sebagai sinyal bahwa Google akan memasuki bisnis smartphone.

Perkiraan para pakar dan analis tidak meleset jauh; Google masuk ke bisnis smartphone, tapi bukan di area hardware. Google menjual layanan sistem operasi ke berbagai produsen smartphone.

Produsen smartphone yang pertama memakai OS Android adalah HTC dan diumumkan ke publik pada tahun 2008.

Sejak saat itu, sistem operasi Android mengalami berbagai jenis perkembangan, perubahan, dan mengubah gaya hidup internet dunia.

Baca juga: 29 Fitur Tersembunyi di Ponsel Android

 

Masa-masa Awal Android: Eksperimen

Sistem operasi Android membuat debut publik resminya pada tahun 2008 dengan rilis Android 1.0 tanpa kode nama

Prinsip desain Android adalah membuat pengguna memanipulasi perangkat seluler secara intuitif. Contoh detailnya, mengontrol ponsel dengan gerakan jari yang mencerminkan gerakan sehari-hari, seperti mencubit, menggesek, dan mengetuk.

Pada masa-masa awal inilah, Android mengalami eksperimen dan perkembangan yang membuat publik takjub.

Dari-Google-Android-1-0-Ke-Android-12-Begini-Cara-Google-Berevolusi-Selama-Lebih-Dari-Satu-Dekade

Android 1.0 Astro Boy (2008)

Meskipun versi Android Astro Boy adalah versi pertama, sudah ada banyak fitur produktivitas di dalamnya.

Fitur-fitur seperti browser internet, kamera, dan rangkaian aplikasi Google awal seperti Gmail, Maps, Kalender, dan YouTube sudah terintegrasi dalam OS.

Semua fitur ini mungkin terdengar sederhana sekarang, tetapi fitur tersebut jadi sinyal perkembangan inovasi teknologi Google.

Inovasi terobosan lain di Android adalah Google Play Store, yang saat itu masih bernama Market. iOS Apple sebagai kompetitor utama, juga memiliki aplikasi serupa bernama App Store.

Market dan App Store berangkat dari gagasan tentang sebuah aplikasi sentral yang bisa mengakses semua jenis aplikasi smartphone.

Penerapan gagasan ini pada tahun 2008 adalah sebuah inovasi besar di dunia teknologi smartphone.

Android 1.5 Cupcake (2009)

Versi Android 1.5 ini mengenalkan tradisi skema penamaan kode Android dengan berbagai jenis makanan penutup.

Siste operasi Android Cupcake adalah langkah besar. Cupcake adalah versi Android pertama yang memiliki keyboard di layar. Sebelum itu, produsen HP harus menyertakan keyboard fisik di ponsel mereka.

Sebelum Cupcake, Android tidak mendukung pengambilan video. Sehingga pengguna Android Astro Boy hanya dapat mengambil foto. Untungnya, Google mengubah kebijakan dan menambah fitur video di versi Cupcake.

Baca juga: 13 Aplikasi Android Super Unik Ini Bakal Buat Harimu Menyenangkan, Yuk Coba!

Android 1.6 Donut (2009)

Update Android 1.6 adalah perubahan besar setelah Cupcake. Orientasi utama update Android Donut adalah kenyamanan dan ramah pengguna.

Karena itulah versi Donut adalah versi Android pertama yang mendukung ukuran layar smartphone yang berbeda.

Artinya produsen ponsel dapat membuat perangkat dengan ukuran tampilan yang mereka inginkan dan tetap bisa menjalankan Android.

Donut juga menampilkan inovasi kotak pencarian cepat yang sangat bermanfaat bagi penggunanya.

Kotak pencarian cepat ini membuat pengguna bisa melakukan pencarian data di jaringan internet atau di dalam file-file smartphone tanpa harus membuka aplikasi apa pun.

 

Masa-masa Pengembangan Android

Android 2.0 Eclair (2009)

Android 2.0 mengenalkan banyak fitur seperti wallpaper Android langsung, fungsi ucapan-ke-teks, dukungan flash di kamera, mode zoom yang berbeda, dan masih banyak lagi. 

Android Eclair adalah perangkat pertama yang menampilkan navigasi Google Maps. Sejak Eclair dikeluarkan, terjadilah penurunan penjualan unit GPS bagi mobil secara besar-besaran.

Browser internet di Android Eclair juga diubah sesuai sistem operasi baru. Google menambahkan dukungan HTML5 ke browser dan kemampuan untuk memutar video. Efeknya, HP Android 2.0 Eclair setara dengan smartphone tercanggih tahun 2009, iPhone 3GS.

Android 2.2 Froyo (2010)

Google merilis Android 2.2 Froyo dan mendapat sambutan luar biasa dari publik.

Seri Froyo mendapat sambutan hangat karena peningkatan kinerja OS Android.
Smartphone yang memiliki OS Android Froyo dapat mengakses sejumlah fitur baru, seperti tethering USB, hotspot Wi-Fi, dukungan flash, layar kunci PIN, aplikasi Galeri yang didesain ulang, dan banyak lagi. 

Froyo dirilis berbarengan dengan keluarnya ponsel HTC Nexus One. Ponsel ini adalah seri smartphone Google Nexus. Artinya juga, HTC Nexus One jadi seri smartphone yang mendapatkan update Android versi Froyo pertama di dunia.

Android 2.3 Gingerbread (2010)

Android 2.3 Gingerbread mengenalkan sejumlah update layanan Google penting yang memberikan perubahan pada gaya hidup internet dan telepon seluler.

Layanan Google itu seperti keyboard baru untuk input teks yang lebih cepat, pemilihan kata sekali sentuh, copy/paste, Near Field Communication (NFC), panggilan internet, dan banyak lagi.

Sebagai lanjutan program smartphone Google Nexus, Samsung Galaxy S dipiih jadi versi terbarunya, yaitu Nexus S. Android 2.3 Gingerbread dikenalkan pertama kali di di smartphone Nexus S.

Baca juga: Bisa Main Banyak Aplikasi Sekaligus, Inilah 3 Smartphone Android dengan RAM 8 GB

Android 3.0 Honeycomb (2011)

Android Honeycomb muncul sebagai rilisan versi khusus untuk tablet. Walau begitu, Honeycomb memberikan beberapa petunjuk tentang apa yang akan muncul di versi Android mendatang.

Versi Android tablet ini hadir dengan banyak fitur menarik seperti multitasking yang disempurnakan, notifikasi yang kaya, kustomisasi layar beranda, widget, dan banyak lagi.

Hal paling signifikan di Honeycomb adalah fakta bahwa itu menghilangkan kebutuhan akan tombol fisik.

Sebagai gantinya, tombol home, back, dan menu disertakan dalam perangkat lunak sebagai tombol virtual. Artinya, tombol-tombol itu dapat disembunyikan atau ditampilkan berdasarkan aplikasi.

Dari-Google-Android-1-0-Ke-Android-12-Begini-Cara-Google-Berevolusi-Lebih-Dari-Satu-Dekade

Masa Penyempurnaan Android Bagi Masa Depan

Android 4.0 Ice Cream Sandwich (2011)

Android Ice Cream Sandwich menyempurnakan konsep visual yang diperkenalkan Honeycomb. OS Android ini menyatukan kembali tablet dan ponsel dengan UI terpadu.

Interface diberi perombakan. Font Roboto dijadikan font default untuk Android. Versi Android 4.0 membawa banyak fitur seperti fitur face-unlock baru, dukungan Bluetooth HDP, notifikasi swipe-to-dismiss, tugas, dan banyak lagi.

Berbarengan dengan rilis Android Ice Cream Sandwich, Google juga merilis ponsel Galaxy Nexus hasil kolaborasi dengan Samsung.

Android 4.1 Jelly Bean (2012)

Rilis Jelly Bean fokus pada grafis dan teknologi lain yang membantu interface ponsel mampu berjalan pada 60 FPS. Sehingga tampilan smartphone dan pengalaman pengguna jadi lebih mulus dan responsif.

Android Jelly Bean juga menandakan era baru OS Android. Walaupun secara tampilan terkesan sama dengan pendahulunya, inovasi paling penting di OS Android Jelly Bean adalah Google Now. 

Google Now dikenalkan sebagai aplikasi pusat informasi all-in-one sekaligus bisa diakses cepat dan sangat mudah. Layanan aplikasi Google Now jadi awal perkenalan asisten virtual Google yang bernama Google Assistant.

Baca juga: Cara Hapus Akun Google di Android Berbagai Merk

Android 4.4 KitKat (2013)

Peluncuran Android KitKat bertepatan dengan peluncuran perdana Nexus 5. KitKat jadi penanda pengembangan Android lebih lanjut untuk kehidupan masa depan.

Android KitKat jadi salah satu update perubahan estetika visual smartphone. Tampilan Android jadi lebih modern dan ramah bagi mata pengguna.

Google Now juga dikembangkan lebih lanjut di Kitkat. Sekarang pengguna cukup mengatakan “Ok Google” untuk mengakses fitur Google Now.

NFC juga dikembangkan sehingga jadi salah satu fitur pembayaran online milik Google.

Android 5.0 Lolipop (2014)

Update Lollipop adalah perombakan besar OS Android. Update dilakuka ke keseluruhan sistem operasi, berbagai update signifikan dijalankan Google.

Google mengganti VM Dalvik yang sudah tua dengan Android Runtime yang menjadikan Lolipop sebagai update OS Android paling monumental. 

Tampilan disempurnakan lebih elegan minimalis. Kalimat perintah “Ok Google” disempurnakan jadi sinyal perintah berbagai operasi. Android bisa membuka dan mengedit foto RAW. Dan masih banyak update lain.

Perilisan Lolipop juga jadi penanda rilisnya perangkat Android TV. Perangkat televisi ini menjadikan Android sebagai sistem operasinya.

Android 6.0 Marshmallow (2015)

Update Android 6.0 Marshmallow memberikan fitur pencarian layar bernama “Now on Tap”. Fitur ini memungkinkan Google memberikan hasil pencarian sesuai karakteristik dan konteks penggunanya.

Kemampuan ini didapat Google karena memaksimalkan pemakaian data riwayat pencarian dan brwosing pengguna.

Android 6.0 juga mengenalkan sejumlah fitur yang bertahan hingga saat ini, seperti izin aplikasi, kunci sidik jari yang ditingkatkan, dukungan USB-C, pengelola memori, dan kontrol volume untuk berbagai jenis fitur.

Android 7.0 Nougat (2016)

Android Nougat Google dirilis sebagai penanda hadirnya Google Assistant yang jadi perhatian global. 

Bersama dengan Asisten, Nougat juga memberikan sejumlah update yang memungkinkan pengguna lebih mudah mengoperasikan handpohone Android.

Seperti pengelolaan notifikasi yang lebih baik dan fitur bilah layar. Kehadiran update Nougat membuat Android jadi makin ramah pengguna.

Baca juga: Ketahui Penyebab Aplikasi Force Close dan Cara Mudah Mengatasinya di Android

Puncak Masa Depan Android dan Google

Android 8.0 Oreo (2017)

Android Oreo membawa platform Android ke level multitasking. Ada banyak fitur multitasking dihadirkan di update Android Oreo. 

Sehingga pengguna bisa menonton Netflix sekaligus brwosing di waktu yang sama tanpa perlu berganti antar aplikasi. 

Android Oreo juga memberi pengguna lebih banyak kontrol atas notifikasi. Oreo juga memberi kami Wi-Fi yang diaktifkan secara otomatis, pemilih teks pintar, dan sebagainya.

Sejumlah update kecil yang juga muncul di Oreo menjadikan perangkat seluler Android bisa dimanfaatkan lebih maksimal untuk berbagai jenis kebutuhan manusia.

Android 9.0 Pie (2018)

Android Pie membawa beberapa perubahan visual yang menjadikannya pembaruan paling signifikan setelah Android Lolipop.

Update Android Pie menghilangkan pengaturan tiga tombol yang ada di Android selama bertahun-tahun.

Google menggantinya dengan satu tombol berbentuk pil dan kontrol gerakan untuk mengendalikan smartphone.

Update penting lain dari Android Pie adalah Digital Wellbeing. Pada versi Pie, Google mulai mengantisipasi pengguna yang kecanduan smartphone.

Sehingga fitur Digital Wellbeing digunakan sebagai sarana menghindarkan pengguna dari pemakaian smartphone yang terlalu lama.

Android 10 (2019)

Android 10 menandai pergeseran Google menjalankan sistem operasi smartphone. Android 10 menghilangkan kode nama makanan yang menyenangkan dan manis.

Google mengumumkan rebranding sistem operasi, menghilangkan skema penamaan dan hanya menggunakan nomor versi. Google juga mengumumkan logo baru Android, serta skema warna yang menyegarkan.

Android 10 juga dilengkapi mode gelap dis seluruh sistem baru. Fitur mode gelap Android memungkinkan memperpanjang masa pakai baterai dan membuat layar perangkat tidak terlalu mencolok mata.

Pembaruan juga mencakup banyak fitur baru yang dapat disesuaikan, memberi Anda pengalaman Android yang unik dan mendalam.

Android 11 (2020)

Update Android 11 menghadirkan  banyak fitur baru yang membuat akses pengguna tidak hanya di smartphone atau tablet.

Fitur yang menarik perhatian adalah hub Device Control. Fitur ini menawarkan tombol kontrol perangkat rumah pintar.

Pengguna juga dapat memilih apakah aplikasi individual diharuskan meminta izin setiap kali aplikasi dibuka. Fitur ini meningkatkan keamanan dengan mencegah aplikasi mengakses data pengguna secara terus-menerus.

Baca juga: Google Temukan Malware Android yang Bisa Memata-matai Pengguna

Dari-Google-Android-1-0-Ke-Android-12-Begini-Cara-Google-Berevolusi-Selama-Satu-Dekade

Update Android 12 (2021)

Google meluncurkan versi beta Android 12 pada bulan Mei 2021. Hingga akhir September 2021, versi stabil dan resmi Android 12 belum diluncurkan.

Update Google biasanya berdasarkan pola: Dalam beberapa bulan pertama awal tahun, Google meluncurkan versi pratinjau pengembang.

Tahun ini tidak berbeda. Pratinjau pengembang Android 12 telah keluar sejak Februari. Tepatnya dirilis pada 18 Februari 2021.

Pada acara Google I/O 2021, versi beta publik untuk pertama sudah tersedia untuk diunduh. Kemudian diikuti dengan 4 update versi beta yang lain.

September 2021, diperkirakan versi final Android 12 diluncurkan. Versi ini kemungkinan besar akan sama dengan versi beta kelimanya.

Dari versi beta kelima Android 12 ini terdapat sejumlah update. Berikut ini beberapa update Android 12 beta versi kelima:
1. Lock Screen Clock: Android 12 memiliki lock screen clock baru. Jam digital ini hadir di bagian tengah layar.

2. Kunci kode PIN: Desain baru kunci kode PIN hadir di Android 12. Desain ini terkesan lebih segar dan sangat baru. Kemungkinan besar, desain kunci kode PIN juga akan hadir di desain dialer smartphone.

3. Notifikasi: Desain dan pengelompokan notifikasi juga mengalami perubahan. Notifikasi dikelompokkan per aplikasi atau dibagi berdasar percakapan. Ada juga fitur penundaan notifikasi sehingga memungkinkan pengguna menunda notifikasi sebuah aplikasi selama beberapa jam.

4. Pembaruan OS Android langsung dari Play Store: Android 12 juga akan memudahkan Google untuk mengirimkan pembaruan sistem operasi secara langsung. Ada rencana untuk menambahkan Android Runtime (ART) sebagai modul Mainline di Android 12. Aktivitas ini memungkinkan Android untuk mendorong lebih banyak pembaruan sistem operasi melalui Google Play Store. Sehingga, dapat menghasilkan pembaruan yang lebih sering dan mudah.

Masih banyak update Android 12 yang lain yang memungkinkan pengguna lebih mudah mengakses perangkat smartphone.

Ponsel mana yang mendapatkan Android 12 lebih dulu? Seperti pola tahun sebelumnya, ponsel pertama yang mendapatkan versi beta publik adalah smartphone Pixel, yaitu:
1. Pixel 3 dan 3 XL
2. Pixel 3a dan 3a XL
3. Pixel 4 dan 4 XL
4. Piksel 4a dan 4a (5G)
5. Piksel 5

Baca juga: Inilah Fitur Smartphone Android Yang Tidak Ada Di iOS

Namun, produk smartphone mitra produsen Android juga tetap disertakan dalam peluncuran awal:

1. Asus Zenfone 8
2. OnePlus 9 dan OnePlus 9 Pro
3. Oppo Find X3 Pro (khusus wilayah tertentu)
4. realme GT
5. Tajam (pembaruan akan datang)
6. Tecno Camon 17
7. TCL 20 dan TCL 20 Pro 5G
8. Vivo iQOO 7 Legenda
9. Xiaomi Mi 11, Mi 11 Ultra, Mi 11i dan Mi 11X Pro
10. ZTE Akson 30 Ultra 5G

Dari-Google-Android-1-0-Ke-Android-12-Begini-Cara-Google-Berevolusi-Selama-Satu-Dekade

Android di Tahun-tahun Berikutnya

Android selalu menjadi yang terdepan dalam evolusi pengembangan aplikasi seluler.

Perangkat modern Google Android dilengkapi dengan kemampuan hardware dan software yang lebih baik.

Maka, setiap perusahaan pengembang aplikasi Android memiliki kesempatan luas untuk membuat aplikasi yang diperkaya dengan pengalaman menarik, musik bagus, efek suara, dan visual berkualitas tinggi.

Di masa depan, perang abadi Android vs iOS terus berjalan sampai tahun-tahun ke depan. Tren pengembangan dan update kedua sistem operasi itu terus mendominasi obrolan industri saat ini.

Tidak diragukan lagi, Google Android telah berkembang jauh dan pantas menguasai hampir 75% pangsa pasar smartphone di seluruh dunia. Bahkan tercatat Pemakai Android Gunakan 325 Miliar Jam Hanya untuk Mencoba Aplikasi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.